Kamis, 02 April 2026

Pengda Jakarta Timur INI Gelar "Rapat Anggota", Tentukan Nama-Nama Balon Ketum dan Balon Anggota DKP

Grosse, Jakarta - Walking Drum Cafe, Hotel Arion Rawamangun, Jakarta Timur, menjadi saksi bisu pelaksanaan Rapat Anggota Pengurus Daerah (Pengda) Kota Jakarta Timur Ikatan Notaris Indonesia (INI) dalam mengusulkan nama-nama Bakal Calon (Balon) Ketua Umum (Ketum) Pengurus Pusat (PP) INI dan Balon Anggota Dewan Kehormatan Pusat (DKP) INI untuk periode 2026 - 2030. Nama-nama yang diusulkan oleh anggota INI Jakarta Timur, merupakan sebuah harapan bagi adanya perubahan dalam tata kelola organisasi INI demi kemaslahatan anggota dan kemajuan organisasi di masa mendatang. Rapat Anggota yang digelar pada Kamis 02 April 2026, dari pukul 15.30 Waktu Indonesia Barat (WIB) sampai pukul 17.35 WIB, menghasilkan usulan nama-nama Balon Ketum PP INI sebanyak 5 kandidat dan nama-nama Balon Anggota DKP INI sebanyak 9 Kandidat.

Rapat Anggota Pengda Jakarta Timur INI, usulkan nama-nama Balon Ketum PP INI dan Balon Anggota DKP Periode 2026 - 2030, Walking Drum, Arion Hotel Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis 02 April 2026.

Rapat anggota yang dipimpin oleh Sri Sadiyani Utami, SH, SpN, MH. Harizantos, SH, SpN dan DR. Rudy Birowo, SH, SPd, MKn selaku presidium berlangsung dengan lancar. "Alhamdulillah, rapat anggota berlangsung secara demokratis, karena hak anggota untuk mengusulkan siapa saja sebagai Bakal Calon sesuai keinginan hati mereka. Makanya ada 5 nama Balon Ketum PP INI dan 9 nama Balon Anggota DKP INI," tukas Ketua Panitia Pelaksana, Cut Lina Mutia, SH, MKn, kepada Majalah Grosse Digital (MGD).

Kegiatan yang dipandu oleh Dessy, SH, MKn, selaku pembawa acara (master of ceremony) membuka acara dengan membacakan susunan acara, dan acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne INI yang dipandu oleh Lenny R, SH, SpN selaku dirigen. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus laporan dari Ketua Panitia Pelaksana, Cut Lina Mutia, SH, MKn dan dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pengda Jakarta Timur INI, Sri Sadiyani Utami, SH, SpN, MH.

Usai rapat anggota dibuka secara resmi oleh Ketua Pengda Jakarta Timur INI, dan meminta kepada peserta rapat untuk menentukan siapa yang akan ditunjuk selaku Presidium dalam memimpin jalannya sidang. Peserta rapat menetapkan presidium, yaitu antara lain; Sri Sadiyani Utami, SH, SpN, MH (Ketua). Harizantos, SH, SpN (Sekretaris) dan DR. Rudy Birowo, SH, SPd, MKn (Anggota).









Setelah serah terima palu sidang dari Ketua Pengda Jakarta Timur INI kepada Presidium, maka jalannya rapat dipimpin oleh presidium yang mengawali sidang dengan menanyakan jumlah peserta rapat yang hadir. Dikarenakan jumlah peserta tidak memenuhi qourum, maka rapat anggota di skorsing beberapa menit. Lalu setelah dicabut masa skorsing, presidium memberikan kebebasan kepada peserta untuk mengajukan nama-nama yang akan diusulkan sebagai Balon Ketum PP INI dan Balon Anggota DKP INI.

Nama-nama Balon Ketum PP INI, yaitu antara lain; Julius Purnawan, SH, SpN, MSi, PhD. DR. H. Irfan Ardiansyah, SH, SpN, LLM. DR. Yurisa Martanti, SH, SpN, MH. Firdhonal, SH, SpN. Herianto, SH, SpN. Rulli Iskandar, SH, SpN dan Nyoman Kamajaya, SH, SpN. Dikarenakan ada sekitar 7 nama Balon Ketum PP INI yang diajukan oleh peserta, dan berdasarkan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) bahwa nama Balon Ketum PP INI dibatasi maksimal 5 nama, maka dilakukan voting.

Hasil perhitungan perolehan suara dari 35 peserta Rapat Anggota, yaitu sebagai berikut; Julius Purnawan, SH, SpN, MSi, PhD memperoleh 14 suara. DR. H. Irfan Ardiansyah memperoleh 6 suara. DR. Yurisa Martanti, SH, SpN, MH memperoleh 5 suara. Firdhonal, SH, SpN memperoleh 4 suara. Herianto, SH, SpN tidak memperoleh suara. Rulli Iskandar, SH, SpN memperoleh 5 suara dan Nyoman Kamajaya, SH, SpN memperoleh 1 suara.







Dikarenakan hanya 5 nama saja yang dapat diusulkan untuk dibawa dalam Rapat Gabungan Pengurus Wilayah (Pengwil) DKI Jakarta INI, maka diambil 5 besar perolehan suara terbanyak, yaitu; Julius Purnawan, SH, SpN, MSi, PhD. DR. H. Irfan Ardiansyah, SH, SpN, LLM. DR. Yurisa Martanti, SH, SpN, MH. Firdhonal, SH, SpN dan Rulli Iskandar, SH, SpN sebagai Bakal Calon Ketua Umum PP INI periode 2026 - 2030.

Sedangkan untuk Balon Anggota DKP INI periode 2026 - 2030, peserta hanya mengajukan 9 nama dan berdasarkan AD/ART INI, jumlah DKP ini adalah 9 orang, maka diputuskan tidak dilakukan voting dan memasukan seluruh nama yang diusulkan karena berjumlah 9 orang, yaitu antara lain; Sri Sadiyani Utami, SH, SpN, MH. Dewi Andriani, SH, SpN, MH. Ediwarman Gucci, SH, SpN. Harizantos, SH, SpN. Amriyati Amin, SH, SpN, MH. DR. H. Hapendi Harahap, SH, SpN, MH. Rulli Iskandar, SH, SpN. Osye Anggandhari, SH, SpN dan Firdhonal, SH, SpN.

Usai mendapat persetujuan dari seluruh peserta Rapat Anggota, presidium akhirnya mengesahkan nama-nama Balon Ketum PP INI dan Balon Anggota DKP INI untuk dibawa dalam Rapat Gabungan Pengwil DKI Jakarta mendatang. Dan, presidium pun menutup rapat serta mengembalikan kepada pembawa acara. Semoga siapa pun yang akan terpilih sebagai Ketua Umum PP INI dan Anggota DKP INI periode 2026 - 2030 dapat membawa amanah yang dititipkan oleh anggota.

Selasa, 31 Maret 2026

Julius Purnawan, SH, SpN, MSi, PhD, "Tuk Selesaikan Masalah, Siap Beri Respon atas Keluhan Anggota"

Grosse, Jakarta - Perhelatan dalam organisasi Ikatan Notaris Indonesia (INI), akan segera memasuki babak dalam penentukan siapa yang akan masuk dalam usulan dan usungan anggota INI di seluruh Indonesia, dimana pada bulan April 2026 mendatang, tepatnya pada tanggal 15 - 17 April, akan digelar Rapat Pleno Pengurus Pusat Yang Diperluas (RP3YD)/Pra Kongres guna menetapkan nama-nama yang masuk sebagai Bakal Calon Ketua Umum (Balon Ketum) dan Balon Anggota Dewan Kehormatan Pusat (DKP). Besar kemungkinan, salah satu nama yang akan masuk dalam nominator Balon Ketum, yaitu Julius Purnawan, SH, SpN, MSi, PhD. Menurutnya dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi anggota, dan ada beberapa hal kebijakan yang sebenarnya memberatkan anggota, hal ini harus mendapat perhatian khusus dengan memberikan merespon yang cepat tanggap. "Jadi organisasi harus menyesuaikan diri (beradaptasi), dan merespon perubahan situasi, kondisi dan lingkungan dengan cepat dan tepat," tukasnya kepada Majalah Grosse Digital (MGD)/GrosseTV saat ditemui di ruang kerjanya. 

Julius Purnawan, SH, SpN, MSi, PhD
Notaris/PPAT Jakarta Selatan

Menurut Julius Purnawan, SH, SpN, MSi, PhD, istilah 'Adaptif' sangat dibutuhkan, terutama demi kepentingan anggota. "Misalnya membentuk satuan tugas Verifikasi Substantif, khusus sebagai penghubung luar anggota daerah atau wilayah dengan Kementerian Hukum (Kemenkum) Republik Indonesia (RI). Selain itu, organisasi yang adaptif itu, cepat tanggap dalam merespon beban yang dipikul oleh Anggota Aktif maupun Calon Notaris (anggota luar biasa), dimana mereka dibebankan untuk mengumpulkan point yang memberatkan untuk pindah atau pensiun, maupun untuk pengangkatan," terangnya.

Lebih lanjut lagi, Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Kota Jakarta Selatan ini, menambahkan dalam bentuk nyata adaptif, yaitu salah satunya dengan membentuk tim reaksi cepat di organisasi untuk memberikan bantuan bagi anggota yang tengah menghadapi masalah. "Jadi, organisasi tidak menunggu pengaduan atau laporan atau permintaan dari anggota yang sedang menghadapi masalah, tapi ketika ada informasi bahwa ada anggota yang sedang bermasalah. Tidak ada salahnya, organisasi yang merupakan wadah bagi Notaris untuk bernaung, secara inisiatif mendatangi guna menanyakan permasalahan yang dihadapi untuk memberikan solusi," papar Julius Purnawan, SH, SpN, MSi, PhD.

Berdasarkan data-data yang Majalah Grosse Digital (MGD) himpun dari berbagai sumber, Adaptif merupakan kemampuan individu atau organisasi untuk dengan mudah menyesuaikan diri, beradaptasi, dan merespons perubahan situasi, kondisi, atau lingkungan dengan cepat dan tepat. Sifat tersebut mencakup fleksibilitas, kreativitas, inovasi, serta ketahanan untuk bertahan dan berkembang dalam tantangan baru. "Jadi, demi untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi anggota, kalau saya terpilih selaku Ketua Umum, saya akan siap memberikan respon terhadap keluhan anggota," ujarnya.