Kamis, 13 Agustus 2026

Satu Pengabdian Sejuta Kepercayaan 118 Tahun untuk Indonesia Emas di Pengda Kabupaten Kendal INI

Grosse, Semarang - Pengurus Daerah (Pengda) Kabupaten Kendal Ikatan Notaris Indonesia (INI), dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) INI ke 118 tahun, menggelar kegiatan dengan mengangkat tema "Satu Pengabdian Sejuta Kepercayaan 118 Tahun untuk Indonesia Emas" dengan motto "Bersatu dan Berkarya Menjaga Kepercayaan Bangsa". Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana, DR. Daror Mujahidi, SH, MKn dalam laporannya, seraya menyampaikan bahwa kegiatan kali ini dibagi menjadi beberapa sesi, diantaranya; seminar hukum, HUT INI ke 118, Motivasi Ekslusif dan Pembinaan & Pengawasan oleh Majelis Pengawas Daerah (MPD). Seminar Hukum yang mengangkat tema "Serba-Serbi Seputar Perseroan Terbatas (Laporan Tahunan, Pemilik Manfaat, dan KBLI 2025" disampaikan oleh Aulia Taufani, SH, SpN, Praktisi dan Pemerhati Hukum. Dan, tema "Penguatan Karakter Notaris Berintegritas, Profesional dan Terpercaya" disampaikan oleh Menzilina Hani B.J, SPsi, MPsi , Clinical Psychologist. Sedangkan Pembinaan dan Pengawasan disampaikan langsung oleh Ketua MPD Kebupaten Kendal, Prof. DR. H. Jawade Hafidz, SH, MH. Rangkaian kegiatan tersebut diselenggarakan di Grasia Hotel Semarang, Rabu 12 Agustus 2026 yang diikuti oleh sekitar 126 peserta.

Pengda Kabupaten Kendal INI, dalam rangka memeriahkan HUT INI ke 118 tahun, gelar kegiatan dengan tema "Satu Pengabdian Sejuta Kepercayaan 118 Tahun untuk Indonesia Emas" dan motto "Bersatu dan Berkarya Menjaga Kepercayaan Bangsa", Grasia Hotel Semarang, Rabu 12 Agustus 2026.

Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Notaris Indonesia (INI) yang ke 118 tahun, Pengurus Daerah (Pengda) Kabupaten Kendal INI, menggelar serangkaian kegiatan dalam satu hari, diantaranya; Seminar Hukum yang mengangkat tema "Serba-Serbi Seputar Perseroan Terbatas (Laporan Tahunan, Pemilik Manfaat dan KBLI 2025)" dengan pemateri, Aulia Taufani, SH, SpN, Praktisi dan Pemerhati Hukum. Pemotongan Tumpeng tuk merayakan HUT INI ke 118 tahun. Penyampaian materi mengenai "Penguatan Karakter Notaris Berintegritas, Profesional dan Terpercaya" yang disampaikan oleh Menzilina Hani B.J, SPsi, MPsi , Clinical Psychologist. Serta Pembinaan dan Pengawasan yang disampaikan oleh Majelis Pengawas Daerah (MPD) dari Akademisi, Prof. DR. H. Jawade Hafidz, SH, MH.

Kegiatan yang mengangkat tema "Satu Pengabdian Sejuta Kepercayaan 118 Tahun untuk Indonesia Emas" dengan motto "Bersatu dan Berkarya Menjaga Kepercayaan Bangsa", dikomandoi oleh DR. Daror Mujahidi, SH, MKn, selaku Ketua Panitia Pelaksana, berlangsung dengan lancar dan terbilang sukses, pasalnya dari keseluruhan sesi, para peserta sangat antusias mengajukan berbagai pertanyaan kepada pemateri.





Hadir pada kegiatan tersebut, Ketua Pengurus Wilayah (Pengwil) Jawa Tengah INI, DR. H. Al Halim, SH, MKn, MH. Ketua Pengda Kabupaten Kendal INI, DR. Hj. Nurul Masrifah, SH, SpN, MKn. Ketua Pengda Kota Semarang INI, Bambang Riyadi, SH, SpN. Ketua Pengda Kabupaten Kendal Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT), Nurkhamid, SH, MKn. Ketua Dewan Kehormatan Daerah (DKD) Pengda Kabupaten Kendal INI, DR. Tiur Maria Apriliani, SH, MKn.

Hadir pula para tokoh dan Ketua Pengda Kabupaten Kendal INI terdahulu, salah satunya Diyani Indrawati, SH, MKn. Majelis Pengawas Daerah (MPD) Kabupaten Kendal INI, Prof. DR. H. Jawade Hafidz, SH, MH. DR. Arum Widiastuti, SH, MH, dan Yossie Setiawan. Berdasarkan pengamatan Majalah Grosse Digital (MGD)/GrosseTV, acara diawali dengan pengalungan selendang kepada para tamu undangan dan narasumber sebelum memasuki ruang kegiatan dengan diiringi tarian penyambutan.





Acara yang dipandu oleh Ragil Sukesi, SH, MKn dan Syaefudin, SH, MKn, selaku pembawa acara (master of ceremony), menyapa para tamu undangan dan narasumber yang tengah memasuki ruangan dengan diiringi tarian penyambutan. Kemudian acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne INI yang dipandu oleh Nuki Priamsari, SH, MKn, selaku dirigen, serta pembacaan do'a yang disampaikan oleh Faridul Azhar, SH, MKn.

Kemudian acara dilanjutkan dengan Laporan dari Ketua Panitia Pelaksana, DR. Daror Mujahidi, SH, MKn, dan diteruskan dengan sambutan dari Ketua Pengda Kabupaten Kendal INI, DR. Hj. Nurul Masrifah, SH, SpN, MKn, dan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi oleh Ketua Pengwil Jawa Tengah INI, DR. H. Al Halim, SH, MKn, MH. Namun sebelum memasuki sesi pertama, yaitu penyampaian materi, kembali peserta dan segenap panitia dan pengurus, menyanyikan lagu Mars INI yang dipandu oleh Nuki Priamsari, SH, MKn.





Seminar hukum dengan tema Serba-Serbi Seputar Perseroan Terbatas (Laporan Tahunan, Pemilik Manfaat dan KBLI 2025), dibagi menjadi dua sesi oleh pemateri, Aulia Taufani, SH, yaitu antara lain; bagian pertama disampaikan materi mengenai Laporan Tahunan dan Penerapan Pemilik Manfaat (Beneficial Ownership) dan bagian kedua mengenai Implementasi KBLI 2025 berdasarkan Peraturan Menteri Hukum (Permenkum) Nomor 49 Tahun 2026, yang dimoderatori oleh Kurnia Dewi, SH, MKn dan Notulis, Mujahiri, SH, MKn.

Usai penyampaian materi, acara dilanjutkan dengan perayaan HUT INI ke 118 Tahun, setelah para peserta melakukan ishoma, dan tema yang diangkat pada perayaan tersebut, yaitu; "Satu Pengabdian Sejuta Kepercayaan 118 Tahun untuk Indonesia Emas" dengan motto "Bersatu dan Berkarya Menjaga Kepercayaan Bangsa". Sebelum dilangsungkan pemotongan tumpeng, para pserta disuguhkan dengan penanyangan video Napak Tilas HUT INI dan sambutan serta refleksi HUT INI ke 118 tahun, yang disampaikan oleh DR. Hj. Nurul Masrifah, SH, SpN, MKn dan beberapa senior Notaris yang ada di Kabupaten Kendal.





Kemudian acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng, yang potongannya diberikan kepada salah satu senior Notaris (Werda Notaris) dan diberikan kepada Ketua MPD INI Kabupaten Kendal, Prof. DR. H. Jawade Hafidz, SH, MH. Lalu acara dilanjutkan dengan penyampaian Motivasi Eksklusif dengan tema "Menjadi Notaris Berintegritas, Adaptif, dan Terpercaya; Membangun Karakter, Reputasi, serta Kepercayaan Klien di Era Persaingan Profesional", yang disampaikan oleh Manzilina Hani B.J, SPsi, MPsi, Psikolog (Biro Psikologi Kananta Adhya Utama).

Dan sesi terakhir, diisi dengan penyampaian pemaparan materi Pembinaan dan Pengawasan dari Majelis Pengawas Daerah (MPD) INI Kabupaten Kendal, yang disampaikan oleh Prof. DR. H. Jawade Hafidz, SH, MH dengan tema "Kepatuhan Hukum, Evaluasi Berkala, dan Rambu-Rambu Pelaksanaan Jabatan Notaris di Wilayah Kendal," yang didampingi oleh DR. Arum Widiastuti, SH, MH, dan Yossie Setiawan. Usai penyampaian materi dari MPD, maka selesailah seluruh rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Pengda Kab. Kendal INI.


'Usaha Keras Tak Mengelabui Hasil', Tasyakur dan Do'a Bersama Rumah Baru Notaris dan PPAT Pandeglang

Grosse, Kabupaten Tangerang - Menanti tuk menempati rumah baru bersama keluarga, merupakan impian semua orang. Dan, siapa tidak berkeinginan memiliki rumah idaman yang nyaman dan penuh keberkahan, meskipun harus menanti dalam waktu yang tak terbilang sebentar. Hal inilah yang telah dilalui oleh Paryono, SE, SH, MKn, Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Kabupaten Pandeglang, Banten, lebih dari setahun menanti pembangunan rumah barunya selesai. Dan akhirnya, tepat pada bulan Agustus 2026, apa yang dinanti bersama keluarga terwujud. Namun demikian, keberhasilan membangun rumah idaman, tak membuatnya merasa lebih dari siapa pun, bahkan dirinya bersama para tetangga saling bahu membahu membuat acara dalam rangka Tasyakur atas Rumah Baru (Walimatul Baitil Jadiid) dan do'a bersama. Menariknya, panitia kegiatan tersebut adalah para tetangganya, dan bahkan melibatkan beberapa tokoh masyarakat setempat, serta menghadirkan KH. Jaka Swara sebagai penceramah dalam acara tasyakur yang diselenggarakan pada Sabtu 08 Agustus 2026 pukul 19.30 WIB, sedangkan tasyakur makan bersama warga dan sanak saudara, serta rekan kerja digelar pada hari Minggu 09 Agustus 2026 dari pukul 07.30 WIB hingga pukul 17.30 WIB, yang dihibur oleh penampilan Campursari Laras Budoyo. Hadir pada acara tersebut, Ketua Pengurus Wilayah (Pengwil) Banten Ikatan Notaris Indonesia (INI), Rustianah Dwi Korawan, SH, MKn, berserta keluarga, hadir pula Liza Prihandhini, SH, MKn. Linda Lamora Harahap sekretaris Pengda Kabupaten Tangerang INI dan IPPAT. Siti Chodidjah, SH, MM, MKn, dan beberapa rekan seprofesi di Notaris dan PPAT di propinsi Banten yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

'Usaha Keras Tak Mengelabui Hasil', Tasyakur dan Do'a Bersama Rumah Baru Notaris dan PPAT Pandeglang, Sabtu dan Minggu 08 - 09 Agustus 2026.

Walimatul Baiti Jadid atau lebih tepat secara istilah fiqih disebut walimatul wakirah, merupakan acara syukuran atau jamuan makan yang diadakan saat seseorang akan menempati rumah baru. Istilah ini berasal dari kata walimah (jamuan/pertemuan) dan al bait (rumah), serta jadid (baru). Berdasarkan pengertian dan hukum secara Islam, merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat tempat tinggal yang layak, dan hukumnya adalah mustahab atau sangat dianjurkan (sunnah) oleh para ulama sebagai bentuk berbagi nikmat dan sedekah.

Sedangkan melihat dari tujuan dan manfaat, yaitu sebagai ungkapan rasa syukur, berterima kasih secara resmi atas karunia rezeki tempat tinggal. Menjalin silatuhrahmi, yaitu dengan mengundang tetangga, kerabat, dan fakir miskin untuk datang ke rumah, serta memohon keberkahan sebelum mengisi rumah baru dengan do'a bersama, zikir dan pembacaan ayat suci Al Qur'an, agar rumah menjadi tempat yang tenteram (baiti jannati).





Hukum asal tasyakuran atau selamatan rumah baru dalam islam, merupakan mubah (boleh) dan dianjurkan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat tempat tinggi, dan bukan sebagai kewajiban yang bersifat mengikat. Seperti halnya yang dilaksanakan oleh Notaris dan PPAT Kabupaten Pandeglang, Paryono, SE, SH, MKn dan istrinya, Titin Rohana, setelah sekian lama berjuang dan berusaha untuk membangun rumah idaman, dan akhirnya pada Agustus 2026 berhasil terwujud.

Guna mengungkapkan rasa syukur atas nikmat Allah SWT, Paryono, SE, SH, MKn bersama Titin Rohana, menggelar Tasyakuran dan Do'a Bersama dengan menggelar dzikir dan do'a dengan menghadirkan KH. Jaka Swara yang dilaksanakan pada malam hari, Sabtu 08 Agustus 2026 pukul 19.30 WIB, sedangkan acara syukuran atau jamuan makan digelar pada hari Minggu 09 Agustus 2026 dari pukul 07.30 WIB hingga pukul 17.30 WIB dengan menghadirkan Campursari Laras Budoyo pimpinan Purnomo.





Dalam Tasyakuran dan Do'a Bersama dengan menghadirkan KH. Jaka Swara, diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al Qur'an dan Dzikir bersama, kemudian sambutan dari tuan rumah, Paryono, SE, SH, MKn, yang menyampaikan bahwa dirinya hanya ingin berbagi kebahagiaan dan sedikitnya dapat menjadi motivasi bagi rekan-rekan seprofesi (Notaris dan PPAT). "Semua perjuangan yang dilakukan dengan ikhlas dan sabar, pada akhirnya tidak akan mengkhianati hasil," katanya kepada Majalah Grosse Digital (MGD)/GrosseTV.

Pada esok harinya, sebagai rasa syujur atas nikmat Allah SWT atas berdirinya rumah baru, Paryono, SE, SH, MKn, menjamu para warga sekitar, sanak saudara, rekan kerja, rekan bisnis, sahabat dan lain sebagainya untuk menikmati sajian makanan dan minuman, acara tersebut digelar sejak pagi hari hingga sore hari. Hadir pada acara tersebut, Ketua Pengurus Wilayah (Pengwil) Banten Ikatan Notaris Indonesia (INI), Rustianah Dwi Korawan, SH, MKn, berserta keluarga, hadir pula Liza Prihandhini, SH, MKn. Linda Lamora Harahap sekretaris Pengda Kabupaten Tangerang INI dan IPPAT. Siti Chodidjah, SH, MM, MKn, dan beberapa rekan seprofesi di Notaris dan PPAT di propinsi Banten yang tidak dapat disebutkan satu persatu.





Mengadakan acara makan-makan atau berbagi makanan (walimah) untuk keluarga dan tetangga, merupakan amal kebaikan selama diniatkan sebagai rasa bersyukur dan mempererat silatuhrahmi, bukan sebagai keyakinan ritual wajib. Menurut KH. Jaka Swara dalam ceramahnya, bahwa dianjurkan membersihkan dan mengisi rumah dengan ketaatan, seperti membaca Al Qur'an, agar rumah tidak terasa seperti kuburan dan dijauhkan dari gangguan setan.

Sedangkan anjuran berbagi dalam hal ini memberi makan sesama (i'famuth-tha'am), meurpakan amalan utama dalam Islam yang mendatangkan keberkahan. Bahkan guna lebih menambah semarak acara walimah, Paryono, SE, SH, MKn dan Titin Rohana menghadirkan Campursari Laras Budoyo, sehingga menambah semarak dan dipenuhi dengan canda tawa dari para tamu undangan yang hadir.