Sabtu, 01 Agustus 2026

Seminar Akhir Juli 2026 Pengwil Banten INI dan IPPAT, Angkat Implementasi KBLI dan Laporan Tahunan

Grosse, Banten - Pengurus Wilayah (Pengwil) Banten Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Pengwil Banten Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT), kembali berkolaborasi di akhir bulan Juli 2026, dan kali ini kegiatan seminar mengangkat tema "Implementasi KBLI 2025 dalam Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas (PT) dan Kewajiban Laporan Tahunan PT Menurut Peraturan Menteri Hukum Nomor 49 Tahun 2025", yang diselenggarakan di Menara TopFood, Tangerang, Banten, Jum'at 31 Juli 2026. Pemateri yang disuguhkan oleh panitia, yaitu Dendi Apriyadi, ST, Direktur Deregulasi Penanaman Modal di Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) Republik Indonesia (RI) dan Aulia Taufani, SH, SpN, Notaris Jakarta Selatan. Seminar yang dikomandoi oleh Catherine Susantio, SH, MM, MKn, selaku Ketua Panitia Pelaksana berlangsung langcar dan terbilang sukses, pasalnya seminar tersebut diikuti oleh sekitar 360 peserta dari seluruh daerah yang ada di Indonesia, baik Notaris Aktif, Anggota Luar Biasa (ALB) maupun umum. Hadir pada seminar tersebut, Ketua Pengwil Banten INI, Rustianah Dwi Korawan, SH, MKn. Ketua Pengwil Banten IPPAT, Ellies Daini, SH, MKn. Serta hadir pula Ketua Dewan Kehormatan Wilayah (DKW) INI dan Ketua Majelis Kehormatan Wilayah (MKW) IPPAT Banten, serta para Ketua Pengurus Daerah (Pengda) yang ada di wilayah Propinsi Banten.

Pengwil Banten INI dan IPPAT, di akhir bulan Juli 2026 mengangkat tema "Implementasi KBLI 2025 dalam Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas (PT) dan Kewajiban Laporan Tahunan PT Menurut Peraturan Menteri Hukum Nomor 49 Tahun 2025", Menara TopFood, Tangerang, Banten, Jum'at 31 Juli 2026.

KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia), merupakan kode resmi dari pemerintah dalam mengelompokkan jenis kegiatan ekonomi, dan kode ini dipakai untuk mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB), membuat badan usaha, baik Perseroan Terbatas (PT) maupun Commanditaire Vennootschap (CV) atau Persekutuan Komanditer, dan juga menentukan izin lewat sistem Online Single Submission (OSS).

Fungsinya, sebagai syarat legalitas yang menjadi acuan resmi bidang usaha saat mendaftar pajak dan perizinan, dan juga membantu sistem OSS dalam menentukan risiko usaha apakah rendah, sedang atau tinggi, serta juga dipakai sebagai pendataan ekonomi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dalam merapikan data jenis usaha nasional.

Sedangkan Peraturan Menteri Hukum (Permenkum) No.49 Tahun 2025, aturan yang terkait dengan kewajiban Laporan Tahunan PT, mencakup penyelenggaraan RUPS tahunan, pengesahan laporan keuangan, dan pelaporan melalui Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH).






Atas dasar itulah, Pengurus Wilayah (Pengwil) Banten Ikatan Notaris Indonesia (INI) berkolaborasi dengan Pengwil Banten Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) menggelar seminar yang mengangkat tema mengenai "Implementasi KBLI 2025 dalam Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas (PT) dan Kewajiban Laporan Tahunan PT Menurut Peraturan Menteri Hukum Nomor 49 Tahun 2025".

Kegiatan yang dikomandoi oleh Catherine Susantio, SH, MM, MKn, selaku Ketua Panitia Pelaksana, diselenggarakan di Ballroom Menara TopFood, Tangerang, Banten, Jum'at 31 Juli 2026, yang diikuti oleh sekitar 360 peserta dari berbagai kalangan, baik Notaris Aktif, Anggota Luar Biasa (ALB) maupun umum.

Seminar yang dipandu oleh Dewi Adriani, SH, MKn dan Habby Bayu, SH, MKn, selaku Pembawa Acara (master of ceremomy) membuka acara dengan menyapa para tamu undangan yang telah hadir, termasuk juga dua narasumber yang dihadirkan oleh panitia. Lalu, acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne INI, Hymne IPPAT dan Mars INI yang dipandu oleh Dewi Mulyani, SH, MKn, selaku dirigen, dan diteruskan dengan pembacaan do'a yang disampaikan oleh Agus Yulianto, SH, MKn.








Kemudian acara dilanjutkan dengan beberapa sambutan, diantaranya; Sambutan sekaligus laporan dari Ketua Panitia Pelaksana, Catherine Susantio, SH, MM, MKn, dan sambutan dari Ketua Pengwil Banten INI. Rustianah Dwi Korawan, SH, MKn bersama Ketua Pengwil Banten IPPAT, Ellies Daini, SH, MKn yang sekaligus membuka kegiatan seminar secara resmi dengan ditandai pemukulan gong.

Seminar yang dibagi menjadi dua sesi, dimana sesi pertama yaitu pemaparan materi mengenai "Implementasi KBLI 2025 dalam Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas (PT)" dengan dua narasumber yakni; Dendi Apriyadi, ST, Direktur Deregulasi Penanaman Modal di Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) Republik Indonesia (RI) dan Aulia Taufani, SH, SpN, Notaris Jakarta Selatan.





Sedangkan pada sesi kedua diisi dengan pemaparan materi mengenai "Kewajiban Laporan Tahunan PT menurut Peraturan Menteri Hukum (Permenkum) Nomor 49 Tahun 2025" dengan narasumber Aulia Taufani, SH, SpN, yang dimoderatori oleh Syarifuddin, SH, SpN, MH.

Berdasarkan pengamatan Majalah Grosse Digital (MGD)/GrosseTV sejak awal acara hingga akhir, kegiatan seminar berlangsung lancar dan terbilang sukses, pasalnya baik pada sesi pertama maupun sesi kedua, para peserta sangat berantuasias mengajukan pertanyaan kepada kedua narasumber, bahkan dikarenakan keterbatasan waktu, beberapa pertanyaan tidak dapat dijawab pada saat acara seminar berlangsung, namun narasumber akan memberikan jawaban yang akan diserahkan kepada panitia guna diteruskan ke peserta yang bertanya.

Senin, 27 Juli 2026

Terkait Kenaikan PNBP di PP 30 Tahun 2026, PP INI Ajukan Surat Kepada Kemenkum RI

Grosse, Jakarta - Kementerian Hukum (Kemenkum) Republik Indonesia (RI) mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) No.30 Tahun 2026 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis PNBP pada Kementerian Hukum, yang telah diundangkan pada Kamis 02 Juli 2026 dan akan berlaku efektif pada Sabtu 01 Agustus 2026. Tak pelak saja mendapat reaksi dari kalangan Notaris, terutama terkait dengan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Notaris yang tidak dirinci secara spesifik di dalam pasal batang tubuh, melainkan diatur pada bagian 'Lampiran' dari PP tersebut. Atas dasar itulah, Pengurus Pusat (PP) Ikatan Notaris Indonesia (INI), menggelar Konferensi Pers usai melakukan beberapa kali rapat, baik secara internal kepengurusan PP maupun rapat secara eksternal dengan Pengurus Wilayah (Pengwil) dan Pengurus Daerah (Pengda), guna memutuskan langkah prefentive yang akan diambil, dikarenakan anggota INI sudah mulai resah dengan diundangkannya PP No.30 Tahun 2026. "Kami sudah mengajukan surat kepada Kemenkum RI, dan akan terus mengawal surat tersebut, dimana kami meminta agar pihak Kemenkum Ri mempertimbangkan kembali mengenai kenaikan tarif PNBP, khususnya bagi Notaris. Dan, ternyata bukan hanya dari Notaris saja, melainkan juga banyak pihak lain juga merasa keberatan dengan kenaikan tarif PNPB tersebut," terang DR. H. Irfan Ardiansyah, SH, SpN, LLM dalam Konferensi Pers yang digelar di Sekretariat PP INI, Jl. Sungai Sambas II No.2A, Jakarta Selatan, Senin 27 Juli 2026.

Tanggapi Diundangkannya PP No 30 Tahun 2026, PP INI Gelar Konferensi Pers, Sekretariat PP INI, Jl. Sungai Sambas II No.2A, Jakarta Selatan, Senin 27 Juli 2026.

Gejolak terjadi di kalangan Notaris, terlebih lagi para Notaris yang berada di daerah-daerah, usai diundangkannya Peraturan Pemerintah (PP) No.30 Tahun 2026, khususnya mengenai rincian kenaikan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Notaris yang tidak dirinci secara spesifik di dalam pasal batang tubuh, melainkan diatur pada bagian lampiran PP tersebut.

Rincian tarif PNBP Notaris dalam lampiran PP 30/2026, yaitu antara lain; Pindah Wilayah Jabatan Ke Jakarta, dipatok paling tinggi sebesar Rp 500 juta perorang. Pindah Wilayah ke Kategori Daerah A (selain Jakarta), dikenakan tarif sebesar Rp 100 juta hingga Rp 150 juta tergantung daerah asal. Pindah Wilayah ke Kategori Daerah B, dikenakan tarif sebesar Rp 50 juta perorang. Pindah Wilayah ke Kategori Daerah C, dikenakan tarif sebesar Rp 25 juta perorang, dan Perpanjangan Masa Jabatan (Usia 67 - 70 Tahun), dikenakan biaya sebesar Rp 40 juta perorang per tahun.





Oleh karena itulah, Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia (PP INI) yang diketuao oleh DR. H. Irfan Ardiansyah, SH, SpN, LLM, selaku Ketua Umum (Ketum) PP INI, menggelar Konferensi Pers, guna menyikapi dan menanggapi atas diundangkannya PP 30/2026. Konferensi pers yang diselenggarakan di Sekretariat PP INI, Jalan Sungai Sambas II No.2A, Jakarta Selatan dihadiri langsung oleh Ketum PP INI, DR. H. Irfan Ardiansyah, SH, SpN, LLM, didampingi oleh Sekretaris Umum (Sekum), Amriyati Amin, SH, SpN, MH. Bendahara Umum (Bendum), DR. Erny Kencanawati, SH, SpN, MH. Ketua Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid. Humas), Yade Erianzah Waldo, SH, MKn. Kabid Aset, Syarifuddin Dino Tarigan, SH, MKn, serta beberapa pengurus PP INI lainnya.

Dalam konferensi pers tersebut, disampaikan bahwa dengan diterbitkannya PP 30/2026, yang akan diberlakukan secara efektif pada 01 Agustus 2026 mendatang, PP INI menyampaikan tanggapan berupa masukan dan berbagai pendapat dari anggota INI se-Indonesia dari hasil konsolidasi dan koordinasi dengan berbagai alat kelengkapan organisasi. "Kami perlu menyikapi PP 30/2026 sebagai bentuk sikap kritis dalam menjaga kebersamaan antara Perkumpulan INI dengan Kemenkum RI, c.q. Direktorat Jenderal (Dirjend) Administrasi Hukum Umum (AHU) Kemenkum RI." ungkap Ketum PP INI mengawali konferensi pers.

Hal lain disampaikan oleh Sekum PP INI, Amriyati Amin, SH, SpN, MH, menyampaikan bahwa sebelum PP 30/2026 sebelum diterbitkan, seharusnya mempertimbangkan pendapatan setiap Notaris di daerah dan wilayah seluruh Indonesia. "Dalam hal pendapatan ekonomi, tidaklah sama, sehingga perlu kiranya dalam melakukan kajian mengedepankan Asas Kemanusiaan, guna menjaga keseimbangan pelaksanaan Jabatan Notaris secara Normatif dan Komprehensif," ujarnya.





Lebih lanjut lagi, DR. H. Irfan Ardiansyah, SH, SpN, LLM, menyatakan bahwa pihaknya sangat menyanyangkan, karena Kemenkum RI c.q Dirjend AHU tidak melibatkan secara aktif PP INI dalam pembahasan PP 30/2026 tersebut. "Jika kami (PP INI) dilibatkan secara aktif, ada kemungkinan dapat menghindari kejadian seperti saat ini. Kami selaku mitra strategis, bukan hanya diundang untuk koordinasi semata, sebagai bentuk memenuhi unsur formalitas, dimana usulan, saran maupun pendapat yang kami sampaikan, hanya diterima namun tidak diakomodir lebih lanjut dalam pembahasan PP tersebut," terangnya.

Oleh karena itulah, sambung Bendum PP INI, DR. Erny Kencanawati, SH, SpN, MH, bahwa pihaknya (PP INI) telah mengirimkan surat kepada Kemenkum RI c.q Dirjend AHU, dimana intinya meminta kepada pemerintah, khususnya Kemenkum RI, agar dapat melakukan kajian lebih mendalam kembali terhadap pemberlakuan PNBP yang tertuang dalam PP 30/2026. "Kami mengharapkan supaya kebijakan tersebut, agar ditunda pemberlakuannya, demi keseinambungan harmonisasi diantara Pemerintah, Notaris, Pelaku Usaha atau Pengguna Jasa secara konprehensif. Sebab saat ini, telah mengakibatkan kegaduhan bagi Notaris se-Indonesia, tentunya sangat memengaruhi iklim usaha," paparnya.

Sebelum mengakhiri konferensi pers, Ketum PP INI menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengawal surat yang telah dilayangkan ke Kemenkum c.q. Dirjend AHU, terlebih lagi mengingat waktu saat ini sudah sangat mepet dengan waktu diberlakukannya PP 30/2026 tersebut. "Jadi kami akan terus mengawal surat tersebut, semoga pihak pemerintah, dalam hal ini Kemenkum RI dapat memutuskan untuk menunda diberlakukannya PP tersebut, dan melibatkan kami (PP INI) dalam pembahasan yang lebih mendalam," tegas DR. H. Irfan Ardiansyah, SH, SpN, LLM.

Minggu, 26 Juli 2026

Notarace Run #2 Usung 'Legal Precision. Rasing Passion', Warnai HUT INI Ke 118 Tahun

Grosse, Banten - Notarace Run untuk kedua kalinya diselenggarakan di Eastvara BSD, Tangerang, Banten, Minggu 26 Juli 2026, diikuti oleh sekitar 3.700 peserta, baik dari umum, Notaris Aktif maupun Anggota Luar Biasa (ALB), terbagi menjadi tiga kategori, yaitu 2,5 K Run, 5 K Run dan 10 K Run, dengan rute yang dipersiapkan oleh panitia disekitaran kawasan BSD City. Tema yang diangkat pada Notarace Run di tahun 2026 ini, yakni 'Legal Precision, Rasing Passion', merupakan rangkaian dalam memperingati dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) IKatan Notaris Indonesia (INI) yang ke 118 tahun. "Jadi, Notarace ini, tidak hanya berolahraga saja, melainkan juga mengembangkan profesi dan menumbuhkan semangat kebersamaan," ungkap Ketua Umum (Ketum) Pengurus Pusat (PP) INI, DR. H. Irfan Ardiansyah, SH, LLM, SpN. Menariknya, para peserta tak hanya berjuang untuk memperoleh juara di kategori masing-masing, melainkan juga berdo'a agar saat pulang dapat membawa hadiah doorprize. "Alhamdulillah, banyak sponsor dan patisipan yang memberikan hadiah-hadiah doorprice yang siap dibawa oleh para peserta, jadi walaupun tidak memenangkan lomba lari, minimal pulang bisa membawa kenang-kenangan dan doorprice," ujar Ketua Panitia Pelaksana, Dyah Sukma Permata Riani, SH, SpN.

Notarace Run untuk kedua kalinya diselenggarakan di Eastvara BSD, Tangerang, Banten, Minggu 26 Juli 2026, diikuti oleh sekitar 3.700 peserta.

Hadir pada kegiatan Notarace Run 2026 dalam rangka HUT INI ke 118 tahun, di Eastvara, BSD, Tangerang, Banten, Direktur Jenderal (Dirjend) Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum (Kemenkum) Republik Indonesia (RI), DR. Widodo, SH, MH, didampingi oleh Direktur Badan Usaha (BU) AHU Kemenkum RI, DR. Andi Taletting Langi, SH, SIP, MSi, MPhil dan Direktur Perdata AHU Kemenkum RI, Henry Sulaiman, SH, ME.

Hadir pula Ketua Umum (Ketum) Pengurus Pusat (PP) INI, DR. H. Irfan Ardiansyah, SH, SpN, LLM, didampingi Sekretaris Umum (Sekum) PP INI, Amriyati Amin, SH, SpN, MH dan Bendahara Umum (Bendum) PP INI, DR. Erni Kencanawati, SH, SpN, MH.. Ketum PP Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT), DR. H. Hapendi Harahap, SH, SpN, MH beserta jajarannya.



Hadir Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, SE. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkum Banten RI, DR. Pagar Butar Butar, SH, MSi, beserta jajarannya, serta beberapa pejabat pemerintah lainnya yang tak dapat disebutkan satu-persatu.

Selain itu hadir juga Ketua Pengurus Wilayah (Pengwil) Banten INI, Rustianah Dwi Korawan, SH, MKn, berserta jajarannya. Ketua Pengwil Jawa Barat INI, DR. Dhoddy AR Widjadjaatmadja, SH, SpN, MH beserta jajarannya, serta beberapa Ketua Pengwil INI lainnya yang tidak dapat disebutkan satu-persatu. Serta hadir Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Kabupaten Tangerang INI, Dyah Dwiyanti Prihatiningtyas, SH, MKn. Ketua Pengda Kota Tangerang Selatan INI dan IPPAT, Arie Herawati, SH, SpN, MH, didampingi Puspasari Dewi, Dewan Penasehat Pengda Kota Tangsel. Dan, banyak para ketua pengurus lainnya yang tidak dapat disebutkan satu persatu.





Notarace Run 2026 yang diselenggarakan di Eastvara, BSD mengangkat slogan 'Legal Precision, Rasing Passion', bukan berarti hanya gaya dalam bahasa Inggris saja. Melainkan mengandung makna, yakni 'Legal Precision' ini melambangkan nilai profesionalisme, kehati-hatian, dan ketelitian tinggi yang wajib dimiliki oleh seorang Notaris saat membuat Akta atau dokumen hukum. Sedangkan 'Rasing Passion', melambangkan semangat juang, energi hidup sehat, sportivitas, dan antusiasme dalam bergerak maju yang disalurkan melalui kegiatan olahraga.

Pelaksanaan Notarace Run 2026 yang dikomandoi oleh Diah Sukma Permata Riani, SH, SpN, selaku Ketua Panitia Pelaksana, mendapat antusias yang besar dari berbagai kalangan, baik kalangan Notaris dan Anggota Luar Biasa (ALB) maupun kalangan umum, bahkan tak sedikit dukungan support diberikan oleh beberapa produk perbankan, pakaian, makanan dan minuman. "Jumlah peserta yang mengikuti Notarace Run 2026, sekitar 3.700 peserta, dan sekitar 70 persen adalah dari kalangan Notaris," ungkap Diah Sukma Permata Riani, SH, SpN.





Hal lain disampaikan oleh Ketum PP INI, DR. H. Irfan Ardiansyah, SH, SpN, LLM, bahwa Notarace Run 2026 akan dijadikan agenda kegiata tahunan, karena tidak hanya untuk memperkuat kebersamaan dalam keluarga besar INI, namun juga menjadi ruang dalam melakukan kolaborasi dengan masyarakat luas. "Notarace merupakan simbol bahwa profesi Notaris tidak hanya identik dengan ketelitian dan kepastian hukum saja, melainkan juga memiliki semangat untuk terus bergerak maju, berkolaborasi dan menginspirasi," tukasnya.

Seperti pelaksaan Notarace Run 2025 di Kota Bekasi, dalam rangka memberikan penyegaran pengetahuan kepada peserta, khususnya para Notaris, panitia menghadirkan Irma Devita, SH, MKn, selaku pembicara yang dimoderatori oleh DR. Fully Handayani, SH, MKn, dengan mengangkat tema "RUPS Tahunan". Tak hanya itu saja, panitia juga membanjiri para peserta untuk memperoleh puluhan hadiah doorprize, dan juga memanjakan para peserta dengan dibukanya stand UMKM dengan berbagai macam aneka makanan dan minuman, sovenir, bahkan stand perbankan pun turut mewarnai.

Selain itu, ditengah-tengah kemeriahan Notarace Run 2026 dalam rangka HUT INI ke 118 tahun, diisi juga dengan pemotongan tumpeng yang dilaksanakan oleh Ketua Pengwil Banten INI, Rustianah Dwi Korawan, SH, MKn dan pemotongan Kue Ulang Tahun oleh Ketum PP INI, DR. H. Irfan Ardiansyah, SH, SpN, LLM.

Jumat, 17 Juli 2026

Peresmian Sekretariat Bersama Pengda Kota Tangsel INI dan IPPAT Dihadiri 2 Ketua PP dan 2 Ketua Pengwil

Grosse, Tangerang Selatan - Impian dan harapan anggota melalui pengurus, guna memiliki sekretariat permanen, akhirnya terwujud dimasa Ketua Pengda Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT), Arie Herawati, SH, SpN, MH. Hal inilah yang pertama kali diungkapkan oleh Hj. Tuti Sudiarti Wijaya, SH, selaku Ketua Tim Dana Pembelian dan Renovasi Sekretariat Bersama. Dan, akhirnya pada hari Rabu 15 Juli 2026, Sekretariat Bersama Pengurus Daerah (Pengda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Ikatan Notaris Indonesi (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT), Dewan Kehormatan Daerah (DKD) INI, Majelis Kehormatan Daerah (MKD) IPPAT dan Majelis Pengawas Daerah Notaris (MPDN) Kota Tangsel INI, diresmikan. Menariknya, saat peresmian, hadir secara langsung Ketua Umum (Ketum) Pengurus Pusat (PP) INI, DR. H. Irfan Ardiansyah, SH, LLM, SpN. Ketum PP IPPAT, DR. H. Hapendi Harahap, SH, SpN, MH. Ketua Pengurus Wilayah (Pengwil) Banten INI, Rustianah Dwi Korawan, SH, MKn. Ketua Pengwil Banten IPPAT, Ellies Daini, SH, MKn. Dan, hadir pula Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) Kota Tangsel, DR. Seto Apriadi, SSt, MH dan Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Tangsel, Eki Hardiana, ST, MT. Serta, DKD INI, Natalia Pandiangan, SH. MKD, Reni Darwis, SH, dan MPDN Tangsel. Selain itu, hadir pula para Ketua Pengda Kota Tangsel INI sebelumnya, Rani Ridayanthi, SH, MH dan Diah Sukma Permata Riani, SH, serta hadir pula, para Ketua Pengda baik INI maupun IPPAT yang ada di wilayah Banten yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

Peresmian Gedung Sekretariat Bersama Pengda Kota Tangerang Selatan INI dan IPPAT, Rabu 15 Juli 2026.

Penantian panjang baik Pengurus Daerah (Pengda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) maupun anggota INI dan IPPAT Kota Tangsel, akhirnya dapat terwujud impian dan harapan dimasa kepengurusan Arie Herawati, SH, SpN, MH selaku Ketua Pengda Kota Tangsel INI dan IPPAT, yaitu memiliki Gedung Sekretariat Bersama (Sekber) yang permanen.

"Alhamdulillah, sekarang kita sudah punya Sekber, jadi tidak perlu lagi pindah-pindah jika terjadi pergantian ketua, dan juga kita sekarang sudah punya alamat permanen dalam urusan surat menyurat, sehingga anggota tidak lagi bingung kalau mau mengirim surat," ungkap Ketua Pengda Kota Tangsel INI dan IPPAT kepada Majalah Grosse Digital (MGD)/GrosseTV.



Lebih lanjut lagi, Arie Herawati, SH, SpN, MH, menyampaikan bahwa sebelum mempunyai Sekber, dokumen dan berkas-berkas, baik mengenai pengaduan masyarakat maupun surat-surat lain dari anggota INI dan IPPAT, tidak tersimpan dengan rapih. "Ya, pas ganti ketua, sekretariat pindah dan anggota jadi bingung kalau mau mengirim surat, pasti nyari alamat sekretariatnya dimana," paparnya.

Hal senada disampaikan juga oleh salah satu anggota Dewan Penasehat Pengda Kota Tangerang Selatan, Hj. Titi Sulistyowati, SH, SpN, mengatakan bahwa saat ini Pengda sudah punya Sekber baru dan permanen. "Ini juga menjadi rumah bersama bagi anggota Notaris dan PPAT, jadi saya berharap keberadaan Sekber ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin, baik kegiatan organisasi maupun kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat," katanya.


Terkait perjalanan untuk memiliki sekretariat, menurut Hj. Tuti Sudiarti Wijaya, SH, SpN, selaku Ketua Tim Dana Pembelian dan Renovasi Sekretariat, menyampaikan bahwa perjalanan dan perjuangan dalam mengumpulkan dana itu ada lika likunya. "Kalau tidak salah, kita sudah merapatkan di rapat anggota untuk membeli sekretariat permanen, namun hal itu tidak semudah membalikan tangan. Sudah menjadi takdir dari Allah SWT, akhirnya di kepemimpinan Arie Herawati, akhirnya dapat terwujud," paparnya.

Lebih jauh lagi, Ketua Tim Dana, mengatakan bahwa awalnya saat terpilih Arie Herawati, SH, SpN, MH, sebagai Ketua Pengda Kota Tangsel INI, dirinya bersama Puspasari Dewi, SH, MKn, ngobrol iseng. "Karena Puspasari berturut-turut selalu mendapatkan penghargaan dari pemerintah, saya iseng menyampaikan bagaimana kalau kita wujudkan untuk membeli sekretariat, dan Alhamdulillah, berawal dari iseng dan akhirnya dalam waktu sekitar 6 bulan, kami (tim dana) berhasil mengumpulkan dana dan terbelilah sekretariat ini," uangkap Hj. Tuti Sudiarti Wijaya, SH, SpN.

Peresmian Gedung Sekretariat Bersama Pengurus Daerah Kota Tangerang INI dan IPPAT yang berada di Ruko BSD Junction Blok A.12, Jl. Pahlawan Seribu, Lengkong Wetan, Serpong, Kota Tangerang Selatan, akhirnya pada hari Rabu 15 Juli 2026 diresmikan. "Saat ini memang masih dalam renovasi, namun semuanya sudah sekitar 90 persen dan sudah dapat digunakan. Dan, alhamdulillah, gedung sekretariat punya empat lantai dan ada lift, sehingga anggota yang (mohon maaf), ada yang punya kekurangan fisik dan dah umur dapat menggunakan lift ke lantai atas," terang Hj. Tuti Sudiarti Wijaya, SH, SpN.

Acara peresmian Gedung Sekber Pengda INI dan IPPAT, dihadiri langsung oleh Ketua Umum (Ketum) Pengurus Pusat (PP) INI, DR. H. Irfan Ardiansyah, SH, LLM, SpN. Ketum PP IPPAT, DR. H. Hapendi Harahap, SH, SpN, MH. Ketua Pengurus Wilayah (Pengwil) Banten INI, Rustianah Dwi Korawan, SH, MKn. Ketua Pengwil Banten IPPAT. Ellies Daini, SH, MKn. Para Ketua Pengda se-Banten, diantaranya; Dyah Dwiyanti Prihatiningtyas, SH, MKn, Kabupaten Tangerang. Syarifuddin, SH, SpN, MH, Kota Tangerang INI dan Andria Wati Salima, SH, MKn, Kota Tangerang IPPAT, dan lain-lainnya yang tidak dapat disebutkan satu-persatu.




Hadir pula, Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) Kota Tangsel, DR. Seto Apriyadi, SST, MH. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangsel, Eki Herdiana, ST, MT. Ketua Majelis Pengawas Daerah Notaris (MPDN) Tangsel. Majelis Kehormatan Daerah (MKD) INI, Reni Darwis, SH, SpN. Dewan Kehormatan Daerah (DKD) INI, Natalia Pandiangan, SH, SpN. Dan para Ketua Pengda Kota Tangsel INI dan IPPAT terdahulu, Rani Ridayanthi, SH, SpN, MH. Dyah Sukma Permata Riani, SH, SpN dan Ida Noerfatmah, SH, SpN, MH.

Acara yang dipandu oleh Dewi Adriani, SH, MKn, selaku Pembawa Acara (master of ceremony), diawali dengan pembacaan do'a yang disampaikan oleh Ustadz Samsul Bahrain Misbah, MPdi, MA, yang kemudian dilanjutkan dengan pengguntingan pita di depan pintu masuk Sekber oleh Ketua Tim Dana, Ketua Pengda Kota Tangsel INI dan IPPAT, Ketum PP INI, Ketum PP IPPAT, Ketua Pengwil Banten INI, Ketua Pengwil Banten IPPAT, MPDN, MKD dan DKD.






Lalu acara diteruskan di lantai 3 Gedung Sekber Pengda Kota Tangsel INI dan IPPAT, dengan beberapa sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Tim Dana, Hj. Tuti Sudiarti Wijaya, SH, SpN. Sambutan kedua oleh Ketua Pengda Kota Tangsel INI dan IPPAT, Arie Herawati, SH, SpN, MH didampingi oleh jajaran tim Sekretaris dan tim Bendahara Pengda Kota Tangsel INI dan IPPAT. Diteruskan dengan sambutan dari Ketua Pengwil Banten INI, Rustianah Dwi Korawan, SH, MKn dan sambutan dari Ketua Pengwil Banten IPPAT, Ellies Daini, SH, MKn.

Sebelum dilangsungkannya pemotongan tumpeng, tanda rasa syukur dan acara diisi dengan sambutan dari Ketum PP INI, DR. H. Irfan Ardiansyah, SH, LLM, SpN dan Ketum PP IPPAT, DR. H. Hapendi Harahap, SH, SpN, MH. Lalu diteruskan dengan pemberian buket bunga sebagai apresiasi atas terwujudnya Gedung Sekber Pengda Kota Tangsel INI dan IPPAT, serta juga pemberian apresiasi kepada para Ketua Pengda Kota Tangsel INI dan IPPAT terdahulu, dan acara diiringi dengan penampilan dari paduan suara Notaris dan PPAT Kota Tangsel.







Namun sebelum pemberian apresiasi, acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne INI, Hymne IPPAT dan Mars INI, yang dipandu oleh Geraldine H.S.S.U Sianturi, SH, MKn. Kemudian dilanjutkan dengan penandatangan prasasti Peresmian Gedung Sekber Pengda Kota Tangsel INI dan IPPAT yang dilakukan oleh Ketua Tim Dana dan Ketua Pengda Kota Tangsel INI dan IPPAT, lalu dilanjutkan dengan penyerahan palu tanda renovasi dimulai.

Berdasarkan pengamatan MGD/GrosseTV, seluruh rangkaian acara Peresmian Gedung Sekber Pengda Kota Tangsel INI dan IPPAT, berlangsung dengan penuh hikmat dan dihiasi rasa kebahagiaan baik dari jajaran pengurus maupun anggota INI dan IPPAT yang hadir guna menyaksikan acara peresmian. Semoga Sekber Pengda Kota Tangsel INI dan IPPAT dapat memberikan manfaat dan kemaslahatan bagi anggota dan demi kemajuan organisasi INI dan IPPAT, khususnya di Kota Tangerang Selatan.