Kamis, 19 Maret 2026

Tumbuhkan Rasa Kepedulian Sosial dan Pererat Ukhuwah Islamiyah Melalui Yayasan Raudhatul Bayan Indonesia

Grosse, Jakarta - Yayasan Raudhatul Bayan Indonesia (RBI), berkomitmen penuh membantu meringankan beban tersebut melalui program Bantuan Dana Ramadan dan Donasi untuk Indonesia dan Palestina. Program tersebut hadir, menurut Ketua Harian, Siti Femira Finartia A, SH, SpN, sebagai sarana berbagi kebahagiaan dan mempererat ukhuwah Islamiyah antar sesama. "Melalui inisiatif ini, kami (Yayasan RBI) berupaya menumbuhkan rasa kepedulian sosial, sekaligus memastikan bantuan tersalurkan secara efektif bagi masyarakat yang berhak menerimanya," ungkapnya kepada Majalah Grosse Digital (MGD)/GrosseTV. Salah satu bentuk program tersebut, yaitu buka puasa bersama dan pemberian santunan untuk fakir miskin, dan kegiatan tersebut diselenggarakan di Masjid Al Husna, Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Senin 16 Maret 2026. "Kami saat ini menyalurkan donasi kepada sekitar 150 fakir miskin yang ada di wilayah Jakarta Timur," ujar Hassan Abud, SH, Ketua Umum (Ketum) yayasan RBI.

Yayasan Raudhatul Bayan Indonesia (RBI) gelar buka puasa bersama dan pemberian santunan untuk fakir miskin, Masjid Al Husna, Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Senin 16 Maret 2026.

Meskipun yayasan Raudhatul Bayan Indonesia (RBI) terbilang masih baru, namun giat untuk memberikan kebahagiaan terhadap orang membutuhkan sangat besar. Hal tersebut terlihat dari kegiatan yang diselenggarakan di Masjid Al Husna, Cipinang, Jakarta Timur, dimana yayasan yang diketuai oleh Hassan Abud, SH, selaku Ketua Umum dan Siti Femira Finartia A, SH, SpN, selaku Ketua Harian, membuat kegiatan buka puasa bersama dan santunan terhadap 150 mustahik (orang yang berhak menerima).

Kegiatan yang digelar pada Senin 16 Maret 2026, dengan bertema "Ramadhan Berbagi". Ramadan merupakan bulan penuh berkah, dimana umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah dan kepedulian sosial, terutama bagi fakir miskin, yatim, dan dhuafa. "Tingginya kebutuhan ekonomi selama bulan suci ini, sering kali menjadi beban berat bagi masyarakat prasejahtera untuk memenuhi kebutuhan pokok, ibadah dan persiapan Hari Raya Idul Fitri. Oleh karena itu, diperlukan peran lembaga sosial yang amanah untuk menyalurkan bantuan donatur secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel," terang Siti Femira Finartia A, SH, SpN, kepada Majalah Grosse Digital (MGD)/GrosseTV.






Ditambahkan oleh Hassan Abud, SH, selaku Ketua Umum RBI, bahwa tujuan dan misi RBI, antara lain; membantu meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu selama bulan Ramadhan, menyalurkan dana bantuan secara tepat sasaran kepada fakir miskin, dhuafa, anak yatim, dan masyarakat prasejahtera. Dan, bantuan kemanusiaan sebagai bentuk solidaritas umat Islam Indonesia untuk perjuangan rakyat Palestina, serta meningkatkan kepedulian sosial dan semangat berbagi di bulan suci Ramadhan dan menjadi sarana ibadah dan amal jariyah bagi para donatur.

"Saya bersyukur dapat mengenal ibu-ibu Notaris, dimana mereka sangat antusias untuk membantu sesama yang membutuhkan. Bahkan hanya dalam waktu kurang dari satu bulan, kami sudah dapat memberikan bantuan kepada ibu-ibu yang ditinggal suaminya untuk berjuang dan syahid di medan perang," ungkapnya. Selain itu, Ustadz Mohammad Iman menyampaikan, bahwa kegiatan RBI tidak hanya sebatas itu saja, melainkan juga memberikan pendidikan mengenai tata cara membaca Al Qur'an yang baik dan benar. "Jadi, kami seminggu sekali mengadakan pelatihan melalui zoom meeting (webinar) mengenai cara melafazkan Al Qur'an, jadi pertama kali kita harus fasih dalam melantunkan ayat suci Al Qur'an, dan baru kita mencoba memahami maknanya," terangnya.






Kegiatan yang dipandu oleh Ustadzah Rukoyah selaku pembawa acara (master of ceremony), membuka acara dengan menyapa dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Husna, yang telah bersedia menyediakan tempat untuk pelaksanaan kegiatan RBI. Kemudian acara dilanjutkan dengan pembacaan Ayat Suci Al Qur'an Surah Al Baqarah Ayat 183 - 187 yang dibawakan oleh Letty Wahab, SH, SpN, selaku Qori'ah dan Risna Muvida, SH, MKn selaku Saritilawah.

Lalu, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Umum RBI, Hassan Abud, SH dan diteruskan dengan penyerahkan secara simbolik kepada mustahik, yang diberikan oleh Ketua Umum RBI dan para Donatur, serta Syekh Abdurrahman. Kemudian, acara diteruskan dengan pemutaran video dan penyampaian kondisi di Palestina, dan diteruskan dengan tausyiah yang disampaikan oleh Syekh Abdurrahman dan Ustadz Mohammad Iman.







Berdasarkan pengamatan MGD/GrosseTV, kegiatan berlangsung dengan lancar dan terbilang sukses, hal tersebut terlihat dari pengurus masjid yang turut membantu agar kegiatan tersebut berjalan dengan baik, semoga apa yang disalurkan oleh RBI, menjadi lahan ibadah bagi para donatur. Salam kompak dan sukses selalu dari MGD dan GrosseTV.

Kamis, 12 Maret 2026

Kupas Tuntas Pembuatan Akta PPJB dan Akta Jual Beli dari Teori ke Praktik di Pengwil Banten INI dan IPPAT

Grosse, Banten - Pengurus Wilayah (Pengwil) Banten Ikatan Notaris Indonesia (INI) yang diketuai oleh Rustianah Dwi Korawan, SH, MKn, bekerjasama dengan Pengwil Banten Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) yang diketuai oleh Ellies Daini, SH, MKn, menyelenggarakan kegiatan workshop dengan mengangkat tema "Kupas Tuntas Pembuatan Akta PPJB dan AJB, dari Teori ke Praktik". Kegiatan yang diadakan di Menara TopFood, Tangerang, Banten, pada hari Rabu 11 Maret 2026 yang dikomandoi oleh Andrea Septiyani, SH, SpN, MH selaku Ketua Panitia Pelaksana, menghadirkan Ni Putu Nena BP Rachmadi, SH, MKn sebagai narasumber yang dimoderatori oleh Catherine Susantio, SH, MM, MKn. Workshop yang diikuti oleh sekitar 230 peserta dari Notaris, PPAT dan Anggota Luar Biasa (ALB) yang ada diseluruh Indonesia, diantaranya; Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, Sumatera, Jawa Barat, Banten, dan lainnya yang tidak dapat diseburkan satu persatu. Hadir pada workshop tersebut Ketua Pengwil Banten INI beserta jajarannya, Ketua Pengwil Banten IPPAT beserta jajarannya, para Ketua Pengurus Daerah (Pengda) INI dan IPPAT se-Banten, Dewan Kehormatan Wilayah (DKW), Majelis Kehormatan Wilayah (MKW) dan Dewan Kehormaran Daerah (DKD), Majelis Kehormatan Daerah (MKD) serta tamu undangan lain yang tak dapat disebutkan. Berdasarkan pengamatan Majalah Grosse Digital (MGD)/GrosseTV, kegiatan workshop berlangsung dengan lancar dan terbilang sukses, selain banyaknya pertanyaan yang dilontarkan, panitia pun menyediakan hadiah doorprize bagi peserta yang memberikan pertanyaan terbaik.

Pengwil Banten INI dan IPPAT selenggarakan workshop dengan mengangkat tema "Kupas Tuntas Pembuatan Akta PPJB dan AJB, dari Teori ke Praktik", Rabu 11 Maret 2026.

Notaris berdasarkan Undang-Undang Jabatan Notaris (UUJN) Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP), diberi kewenangan untuk membuat Akta selaku pejabat umum. Meskipun sama-sama selaku pejabat umum namun kewenangannya berbeda, dan aturan yang mengaturnya juga berbeda. Notaris diberi kewenangan untuk membuat Akta Autentik, memberikan jasa hukum, dan menjamin kepastian hukum perdata bagi masyarakat, diatur dalam UU No.2 Tahun 2014 perubahan atas UU No.30 Tahun 2004. Sedangkan PPAT diberi kewenangan untuk membuat Akta Autentik terkait perbuatan hukum pertanahan, dan ditur dalam PP No.37 Tahun 1998 yang perubahannya dalam PP No.24 Tahun 2016.

Lebih lanjut lagi, Notaris berwenang membuat dokumen, seperti Akta Perjanjian, Pendirian Badan Hukum, dan Pengakuan Hutang. Sedangkan PPAT berwenang membuat Akta terkait perbuatan hukum pertahan, seperti Akta Jual Beli (AJB), Tukar Menukar, Hibah, Pembagian Hak Bersama, dan Hak Tanggungan, guna keperluan Pendaftaran Tanah. Meskipun kewenangan Notaris dan PPAT sudah diatur dalam peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah, namun dalam prakteknya kerap kali mengalami dan menghadapi permasalahan yang terkait dengan kewenangannya selaku pejabat umum.




Oleh karena itulah, Pengurus Wilayah (Pengwil) Banten Ikatan Notaris Indonesia (INI) berkolaborasi dengan Pengwil Banten Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT), menggelar workshop terkait kewenangan baik Notaris maupun PPAT, yaitu Workshop Kupas Tuntas Pembuatan Akta PPJB dan AJB, dari Teori ke Praktik, dengan menghadirkan Ni Putu Nena BP Rachmadi, SH, MKn selaku narasumber. Kegiatan tersebut diadakan di Menara TopFood, Tangerang, Banten, Rabu 11 Maret 2026.

Workshop yang di pandu oleh Dewi Inalya Junita Sitorus, SH, MKn, selaku pembawa acara (master of ceremony), membuka acara dengan menyapa para tamu undangan yang hadir dan membacakan susunan acara. Hadir pada workshop tersebut, Ketua Pengwil Banten INI, Rustianah Dwi Korawan, SH, MKn beserta jajarannya. Ketua Pengwil Banten IPPAT, Ellies Daini, SH, MKn beserta jajarannya. Dewan Kehormatan Wilayah (DKW) Banten INI, Lieke Tikilie, SH, SpN. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne INI dan Hymen IPPAT yang dipimpin oleh Legalia Riama Uli Sirait, SH, SpN, MM, MH selaku dirigen.





Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan do'a yang pimpin oleh Danu Kenang Rustiawan, SH, MKn, lalu diteruskan dengan beberapa sambutan, sambutan sekaligus laporan disampaikan oleh Andrea Septiyani, SH, SpN, MH, selaku Ketua Panitia Pelaksana, lalu sambutan dari Ketua Pengwil Banten IPPAT, Ellies Daini, SH, MKn yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi dengan pemukulan gong.

Usai dibuka secara resmi, kegiatan workshop dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ni Putu Nena BP Rachmadi, SH, MKn yang dimoderatori oleh Catherine Susantio, SH, MM, MKn, dan penyampaian materi tersebut dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli dan sesi Akta Jual Beli. Berdasarkan pengamatan Majalah Grosse Digital (MGD)/GrosseTV, kegiatan workshop berlangsung lancar dan terbilang sukses, pasalnya bukan saja diikuti oleh Notaris dan PPAT dari seluruh daerah, juga banyaknya pertanyaan yang dilontarkan oleh peserta.

Rabu, 11 Maret 2026

Kegiatan Marathon, dari Rapat Anggota Hingga Santunan Anak Yatim dan Dhu'afa di Pengda Kab Tangerang INI dan IPPAT

Grosse, Tangerang - Pengurus Daerah (Pengda) Kabupaten Tangerang (Katang) Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT), yang diketuai oleh Dyah Dwiyanti Prihatingtyas, SH, MKn, menggelar tiga kegiatan sekaligus dalam satu hari, diawali dengan Rapat Anggota dan diakhir dengan santunan kepada anak yatim dan dhu'afa. Kegiatan yang dikomandoi oleh Iding Supandi, SH, MKn, diselenggarakan di Lemo Hotel Serpong, Tangerang, Banten, Selasa 10 Maret 2026, berlangsung dengan lancara dan terbilang sukses. Pasalnya, baik kegiatan Rapat anggota, Up Grading yang mengangkat tema "Perolehan Tanah Agunan Melalui Cessie, serta Pembayaran Harga Tanah dengan Menggunakan Saham", buka puasa bersama maupun santunan anak yatim dan dhu'afa, para jajaran pengurus, jajaran panitia, peserta up grading, dan anak yatim serta dhu'afa mengikuti seluruh sesi di setiap kegiatan dengan antusias. Bahkan pada sesi up grading, tak sedikit pertanyaan yang dilontarkan peserta kepada Alwesius, SH, SpN, selaku pemateri, bahkan usai kegiatan up grading pun, para peserta masih berupaya untuk menyampaikan pertanyaan kepada narasumber. Menurut Ketua Panitia Pelaksana, Iding Supandi, SH, MKn, bahwa untuk Ramadhan 1447 H, Pengda Kabupaten Tangerang INI dan IPPAT, berhasil mengumpulkan donasi yang akan diberikan kepada anak yatim dan dhu'afa sebanyak 161 bingkisan. "Alhamdulillah, tahun ini anak yatim yang kami undang sebanyak 100 orang, dhu'afa sebanyak 50 orang dan pendamping sebanyak 11 orang, jadi keseluruhannya berjumlah 161 orang. Dan, kami selaku panitia menghaturkan banyak terima kasih kepada seluruh donatur yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, namun tidak mengurangi rasa hormat dan takjim saya," paparnya dalam sambutan.

Pengda Katang INI dan IPPAT, yang diketuai oleh Dyah Dwiyanti Prihatingtyas, SH, MKn, menggelar tiga kegiatan sekaligus dalam satu hari, diawali dengan Rapat Anggota dan diakhir dengan santunan kepada anak yatim dan dhu'afa.

Serangkaian kegiatan yang digelar Pengurus Daerah (Pengda) Kabupaten Tangerang (Katang), pada Selasa 10 Maret 2026, dimulai pada pukul 10.30 Waktu Indonesia Barat (WIB), yaitu Rapat Anggota yang dipimpin langsung oleh Dyah Dwiyanti Prihatingtyas, SH, MKn, Ketua Pengda Katang INI yang didampingi oleh Linda Lamora Harahap, SH, MKn, Sekretaris dan Istiniyah, SH, MKn, serta Wakil Ketua Bidang Organisasi, Ariandi, SH, MKn.

Jalannya Rapat Anggota dipandu oleh Wahyuni Asih, SH, MKn dan Ririn Andayana, SH, MKn, selaku pembawa acara (master of ceremony), yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne INI dan Mars INI yang dipandu oleh Nyak Amini, SH, MKn selaku dirigen. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan do'a yang disampaikan oleh Iding Supandi, SH, MKn, dan diteruskan dengan sambutan dari Ketua Pengda Katang INI.



Dikarenakan jumlah anggota yang hadir pada Rapat Anggota tidak memenuhi qorum, maka rapat diskorsing dan diisi dengan pembinaan yang disampaikan oleh Dewan Kehormatan Daerah (DKD), yang disampaikan oleh Wisnu, SH, MKn dan Mohamad Abror, SH, MKn. Setelah masa skorsing selesai, rapat anggota kembali dimulai guna mengusulkan beberapa nama sebagai Bakal Calon (Balon) Ketua Umum (Ketum) dan Balon Dewan Kehormatan Pusat (DKP), yaitu sebagai berikut;

Balon Ketum Pengurus Pusat (PP) INI, antara lain; DR. Irfan Ardiansyah, SH, SpN, LLM. Julius Purnawan, SH, SpN, MSi. Rustianah Dwi Korawan, SH, MKn. Herlina, SH, SpN, MH dan Al Faraby Angkat, SH, MKn. Sedangkan nama-nama Balon DKP, yaitu antara lain; DR. H. Hapendi Harahap, SH, SpN, MH. DR. Dewi Tenty Septi Artiany, SH, MH, MKn. Amriyati Amin, SH, SpN, MH. Rani Ridhayanti, SH, SpN. Harsono, SH, SpN. Rustianah Dwi Korawan, SH, MKn. Zulkifli Harahap, SH, SpN. Lieke Tikilie, SH, SpN dan Alwesius, SH, MKn.




Setelah mendapat persetujuan dari peserta rapat, maka pimpina rapat mengetuk palu untuk mengesahkan nama-nama tersebut untuk dibawa ke Rapat Gabungan Pengurus Wilayah (Pengwil) dengan Pengda se-Banten. Kegiatan pun akhirnya diistirahatkan, guna melanjutkan ke kegiatan berikutnya, yaitu Up Grading dengan tema "Perolehan Tanah Agunan Melalui Cessie, serta Pembayaran Harga Tanah dengan Menggunakan Saham", yang disampaikan oleh Alwesius, SH, MKn dengan moderator DR. Salmon Sihite, SH, MKn.

Kegiatan yang dipandu oleh Wahyuni Asih, SH, MKn dan Ririn Andayana, SH, MKn, selaku pembawa acara (master of ceremony), yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne INI dan Mars INI yang dipimpin oleh Nyak Amini, SH, MKn, selaku dirigen, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan do'a yang disampaikan oleh Yasser Adnan, SH, MKn, dan diteruskan dengan sambutan dari Ketua Pengda Katang INI, Dyah Dwiyanti Prihatingtyas, SH, MKn, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pengwil Banten INI, Rustianah Dwi Korawan, SH, MKn yang membuka secara resmi kegiatan Upgrading.




Selama up grading berlangsung, para peserta mengikuti dengan atusias, tak sedikit pertanyaan yang disampaikan kepada narasumber, bahkan meskipun kegiatan upgrading sudah berakhir, para peserta tak mau menyia-nyiakan kesempatan yang ada untuk bertanya kepada narasumber. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan agenda ketiga yaitu santunan anak yatim dan dhu'afa.

Mernurut Ketua Panitia Pelaksana, Iding Supandi, SH, MKn, bahwa Pengda Katang INI di Ramadhan kali ini memberikan santunan kepada 100 anak yatim dan 50 dhu'afa, serta 11 pendamping. Kegiatan yang diawali dengan pembacaan do'a yang disampaikan oleh Yasser Adnan, SH, MKn, dipandu oleh Wahyuni Asih, SH, MKn dan Ririn Andayana, SH, MKn selaku pembawa acara (master of ceremony).




Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al Qur'an yang dibacakan oleh Ririn Andayana, SH, MKn selaku Qoriah dan Kiki Kartikasari, SH, MKn selaku saritilawah. Lalu, diteruskan dengan sambutan sekaligus laporan dari Ketua Panitia Pelaksana, Iding Supandi, SH, MKn dan dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pengda Katang INI, Dyah Dwiyanti Prihatingtyas, SH, MKn, dan diteruskan dengan sambutan dari Ketua Pengwil Banten Ikatan Notaris Indonesia, Ellies Daini, SH, MKn.

Sebelum berbuka puasa bersama, acara diisi dengan tausyiah yang disampaikan oleh Ustadz DR. Ruslan Marabessy, Lc, ME yang dimoderatori oleh Iding Supandi, SH, MKn dengan tema "Antara Ramadhan, Al Qur'an dan Do'a". Setelah berbuka puasa bersama dan menunaikan ibadah shalat maghrib berjama'ah, kegiatan terakhir memberikan santunan kepada anak yatim dan dhu'afa. Sepanjang kegiatan yang Majalah Grosse Digital (MGD)/GrosseTV ikuti, kegiatan berlangsung dengan lancar dan terbilang sukses.

Minggu, 08 Maret 2026

UKEN 2026 di Pengwil Jateng INI Diikuti 193 ALB, Melayani dengan Cinta di Bulan Suci Ramadhan 1447 H

Grosse, Semarang - Pelaksanaan Ujian Kode Etik Notaris (UKEN) 2026 yang berlangsung dalam bulan suci Ramadhan 1447 H, tepatnya Jum'at dan Sabtu 06 - 07 Maret 2026, Gumaya Tower Hotel Semarang, Jawa Tengah, berlangsung dengan lancar dan terbilang sukses. Meskipun di bulan Ramadhan, namun panitia berusaha memberikan yang terbaik bagi peserta (Anggota Luar Biasa) maupun para penguji dan pengawas, serta jajaran kepanitian UKEN Pengwil Jateng INI. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Panitia Pelakasana, DR. Rindiana Larasati, SH, MKn, bahwa panitia ingin memberikan kebahagiaan dengan memberikan pelayanan penuh cinta bagi peserta dan jajaran kepanitian. "Kami (panitia) berusaha memberikan yang terbaik, tentunya dengan penuh cinta dan kasih sayang, makanya baik dari sajian makanan dan minuman untuk berbuka bagi yang berpuasa maupun yang tidak berpuasa (non muslim), kami memberikan yang terbaik dan begitu juga dengan tempat pelaksanaannya," ungkapnya kepada Majalah Grosse Digital (MGD)/GrosseTV. Pengurus Wilayah (Pengwil) Jawa Tengah (Jateng) Ikatan Notaris Indonesia (INI) yang diketuai DR. H. Al Halim, SH, SpN, MH ditunjuk menjadi salah satu Pengwil pelaksana Ujian Kode Etik Notaris (UKEN) 2026, dan diikuti oleh sekitar 193 Anggota Luar Biasa (ALB), terbanyak kedua dari 8 Pengwil pelaksana UKEN 2026 di seluruh Indonesia. Menariknya, kepanitian yang dikomandoi oleh DR. Riandiana Larasati, SH, MKn, anggota INI Jawa Tengah banyak yang tergerak dan ingin menjadi bagian dari sejarah pelaksanaan UKEN 2026 di Pengwil Jateng, sehingga ada sekitar 72 Notaris Jateng siap menjadi penguji dan ada pula yang siap menjadi pengawas, serta bidang lainnya dalam kepanitiaan. Berdasarkan pengamatan MGD/GrosseTV selama dua hari di Semarang, para ALB yang mengikuti UKEN meskipun mengaku tegang menghadapi ujian, namun mereka merasa sangat bersuka cita, karena selama dua hari para panitia memberikan pelayanan yang terbaik. "Tegang sih pak, tapi saya senang karena panitianya ramah-ramah dan memberikan solusi pas ada masalah di administrasi," ungkap ALB asal NTB yang enggan namanya disebutkan.

Pengwil Jateng INI yang diketuai DR. H. Al Halim, SH, SpN, MH ditunjuk menjadi salah satu Pengwil pelaksana UKEN 2026, dan diikuti oleh sekitar 193 ALB, terbanyak kedua dari 8 Pengwil pelaksana UKEN 2026 di seluruh Indonesia.

Ujian Kode Etik Notaris (UKEN) 2026 diselenggarakan oleh Pengurus Pusat (PP) Ikatan Notaris Indonesia (INI) dengan melibatkan 8 Pengurus Wilayah (Pengwil) dari 33 Pengwil yang ada di seluruh Indonesia, salah satunya Pengwil Jawa Tengah (Jateng) INI sebagai Organizing Committee (OC). Berdasarkan informasi yang Majalah Grosse Digital (MGD)/GrosseTV peroleh, bahwa sekitar 921 Anggota Luar Biasa (ALB) yang mengikuti UKEN di tahun 2026 ini. Berikut komposisi jumlah ALB yang mengikuti UKEN 2026 di 8 Pengwil, yaitu antara lain; Pengwil Bali diikuti sekitar 100 ALB, Pengwil Banten diikuti sekitar 290 ALB. Pengwil Jateng diikuti sekitar 193 ALB. Pengwil Jawa Timur diikuti sekitar 71 ALB. Pengwil Jawa Barat diikuti sekitar 64 ALB. Pengwil Riau diikuti sekitar 62 ALB. Pengwil Sumatera Utara diikuti sekitar 59 ALB dan Pengwil Sulawesi Selatan diikuti sekitar 82 ALB.

Meskipun pelaksanaan ditengah-tengah bulan suci Ramadhan 1447, tepatnya pada tanggal 06 - 07 Maret 2026, namun Pengwil Jateng INI sebagai tuan rumah berupaya memberikan yang terbaik dengan penuh cinta dalam melayani para peserta (ALB). Panitia Pelaksana yang diketuai oleh DR. Rindiana Larasati, SH, MKn yang dibantu oleh dua Wakil Ketua, DR. Daror Mujahidi, SH, MKn dan DR. H. Sobir Mustakim Wibowo, SH, MKn, menggelar UKEN 2026 di Gumaya Tower Hotel Semarang, Jawa Tengah, dengan membentuk beberapa divisi dalam susunan kepanitiaan, yaitu; Bendahara, Ani Isnawati, SH, MKn dan DR. Nurna Ningsih, SH, MKn. Tim Sekretariat 6 orang, Tim Verifikasi Ulang 5 orang, tim Acara 2 orang, tim Perlengkapan 8 orang, tim IT 1 orang, tim Konsumsi 5 orang, tim Publikasi dan Foto 2 orang dan tim Keamanan 4 orang.





Berdasarkan infomasi yang MGD/GrosseTV peroleh dari Ketua Panitia Pelaksana, bahwa ada 21 Pengawas, yaitu antara lain; Ramzi Baraba, SH, MKn. Agus Subyanto, SH, MKn. Andiko Trio Aji, SH, MKn. Rico Fanny KLT, SH, MKn. Ngilma K, SH, MKn. Grace Giovani, SH,MKn. Laeli Nurchamudah, SH, MKn. Erlin Mulyatriani, SH, SpN. Lies Setyorini, SH, MH, SpN, MPd. Nani Setiawati, SH, MKn. Muh Mursidi, SH, MKn. Wawan Darma Septiawan, SH, MKn. Mirwan Syarief Bawazier, SH, MKn. Indarti, SH, MKn. Dwi Setyo Nugroho, SH, MKn. DR. Tiur Maria Pulungan, SH, MKn. Tuti Wahyuningsih, SH, SpN. DR. Rindiansyah, SH, MKn. DR. Hj. Ismawati, SH, MKn. Dyah Saraswati, SH, SpN dan Christiana, SH, SpN.

Sedangkan untuk para penguji sebanyak 64 orang yang dibagi menjadi 32 meja, yaitu antara lain; Adi Susanto, SH, MKn. DR. Pandam Nurwulan, SH, MKn (Perwakilan PP). Sri Endang Suprikhani, SH, SpN. Andika Trio Aji SH, MKn. Priscilla Lita Susana, SH, SpN. Hari Bagyo, SH, SpN, MH. Radot BM Sitompul, SH, SpN. DR. Yenny Ika Putri Hardiyaniwati, SH, MKn. DR. Febya Chairun Nisa, SH, MKn. Prof. DR. Soegianto, SH, MKn, MH. Dradjad Uripno, SH, SpN, MH. Holifia Sajad, SH, MKn. Drs. H. Wakiyo, SH, MSi, MKn. DR. Supriyadi, SH, SpN, MKn. Diyani Indrawati, SH, MKn. Wihandriati, SH, MKn (Perwakilan PP). Hendro Budi Antoro, SH, SpN. Dewi Fatimah, SH, MKn (Perwakilan PP). W. Sukrisno, SH, MKn. Ir. Edwin Rusdi, SH, MKn.





Itok Mursito, SH, SpN. Otto Hari Tri Sapta Adji, SH, SpN. Erly Maida, SH, MKn. DR. Rika Budi Antawati, SH, MKn, MM. Agus Miftah, SH, SpN. Ignatius Agus Saptono, SH, MH, SpN. Aminuddin SH, SpN. DR. Sri Subekti, SH, MM, SpN, MH. Fitrotul Maunah, SH, SpN. Moch. Farchan Ali Imron, SH, SpN. DR. Dahniarti Hasanah, SH, MKn. Leksamana Wisnu Hartono, SKom, SH, MKn. DR. H. Junaidi, SH, SpN, MH. Lokyanto Hoetomo, SH, MKn. DR. Luluk Lusiati Cahyarini, SH, MKn. DR. Hj. Nurna Ningsih, SH, MKn. DR. Eko Budi Prasetyo, SH, SpN. DR. Esti Tri Darwanti, SH, MKn. Bambang Riyadi, SH, MH, SpN. Lies Retno Wulandari, SH, SpN.

DR. Ari Nur Widanarko, SH, MH, SpN. Rr. Dwi Septiati, SH, MKn. DR. Endang Yuniarti, SH, MKn. Niken Sukmawati, SH, MKn. DR. Ehwan Zamrudi, SH, MKn. Mulyono, SH, MKn. Wedy Asmara, SH, SpN. Dias Saraswati, SH, SpN (Perwakilan PP). Hiasinta Yanti Susanti Tan, SH, MKn. Kuncoro Edi, SH, MKn. Kurnia Armunanto, SH, SpN. DR. Djoko Setyo Hartono, SE, MM, SH, MKn. H. Heri Prastowo Wisnu Widodo, SH, SpN. DR. Noor Saptanti, SH, MH, SpN. DR. Hj. Wieke Dewi Suryandari, SH, MH, SpN. Apit Nurwidijanto, SH, MKn. Arinto Esti Mahaningrum, SH, MKn. Joko Sanjoto, SH, SpN.





DR. Kurniawan Budisantoso, SH, SpN, MH. Lilis Gunawan, SH, SpN. DR. Hj. Ismawati, SH, MKn. Christina, SH, SpN. Dwi Setyo Nugroho, SH, MKn dan Mirwan Syarief Bawazier, SH, MKn. "Jadi kami (panitia) all out dan semua ini kami melibatkan Dewan Kehormatan Wilayah (DKW), Dewan Kehormatan Daerah (DKD) se-Jateng, serta juga para Ketua Pengurus Daerah (Pengda) INI se-Jateng yang terdiri dari 35 Kabupaten/Kota, baik menjadi panitia, pengawas maupun penguji," terang DR. Rindiana Larasati, SH, MKn, Ketua Panitia Pelaksana.

Pada pelaksanaan UKEN 2026, hadir Ketua Pengwil Jateng INI, DR. H. Al Halim, SH, MKn, MH beserta jajarannya. Perwakilan PP, Ketua Bidang Organisasi, (Cand. DR) H. Abdul Wahab, SH, MKn, yang didampingi oleh Dede Fujianti, SH, SpN, serta beberapa perwakilan lainnya. Hadir pula Direktur Badan Hukum (BU) Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum (Kemenkum) Republik Indonesia (RI), DR. Andi Taletting, SH, SIP, MSi, MPhil, beserta jajarannya yang didampingi oleh petinggi dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkum RI Jawa Tengah. Menurut Ketua Panitia Pelaksana, bahwa dalam pelaksanaan UKEN tahun 2026 ini, harus memberikan pelayanan dengan cinta dan juga melibatkan semua struktur organisasi di Pengwil.







"Kehadiran PP sebagai Stering Committee (SC), juga dalam rangka mengawasi jalannya pelaksanaan UKEN di Pengwil Jateng INI, selain itu juga membawa lembar soal dan lembar jawaban yang masih disegel. Saya bangga dan salut, serta menghaturkan terima kasih kepada seluruh panitia, karena walaupun di bulan Ramadhan, namun tidak menghalangi semangat panitia. Begitu juga dengan para peserta, saya lihat para peserta penuh semangat dan antusias untuk menyelesaikan seluruh proses UKEN. Dari proses tahapan pembukaan, pembekalan, lalu esok harinya menjalani ujian tertulis dan ujian lisan, namun tetap semangat," terang DR. Rindiana Larasati, SH, MKn.

Berdasarkan pengamatan MGD/GrosseTV, sejak hari pertama maupun hari kedua, para panitia semaksimal mungkin memperhatikan seluruh peserta, penguji atau pun pengawas, baik yang berpuasa maupun yang tidak berpuasa dengan tetap memberikan konsumsi yang sangat baik. Pelaksanaan UKEN 2026 di Pengwil Jateng INI, berlangsung dengan lancar, aman, dan terbilang sukses. Sejak awal di hari pertama, para peserta dengan tertib melakukan registrasi ulang dengan dilayani oleh panitia dengan penuh cinta.





Hari Jum'at 06 Maret 2026, merupakan hari pertama pelaksanaan UKEN 2026 di Pengwil Jateng INI, kegiatan tersebut selain dibuka secara lokal oleh DR. Rika Budi Antawati, SH, MKn, MM dan Fitri Bawazir, SH, MKn selaku pembawa acara (master of ceremony), juga diisi dengan sambutan dari Ketua Pengwil Jateng INI, DR. H. Al Halim, SH, MKn, MH, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi yang disampaikan oleh Ketua Bidang Organisasi, (Cand. DR) H. Abdul Wahab, SH, MKn. Lalu acara dilanjutkan dengan mengikuti seremonial pembukaan UKEN 2026 melalui zoom meeting, yang dibuka secara langsung oleh Ketua Umum (Ketum) PP INI, DR. H. Irfan Ardiansyah, SH, SpN, LLM dari Pengwil Banten INI.

Setelah mendengarkan sambutan dari Ketum PP INI, sambutan dari Direktur Jenderal (Dirjend) AHU Kemenkum RI, sambutan dari Direktur Perdata Kemenkum RI, sambutan dari Dewan Kehormatan Pusat, dan sambutan dari Ketua Pengwil Banten INI melalui zoom meeting. Acara di Pengwil Jateng INI dilanjutkan dengan sambutan dari Direktur BU AHU Kemenkum RI, DR. Andi Taletting, SH, SIP, MSi, MPhil, kemudian diteruskan dengan penyampaian materi kedua yang dibawakan oleh DR. Pandam Nurwulan, SH, MKn.

Pada hari Sabtu 07 Maret 2026, hari kedua pelaksanaan UKEN 2026 di Pengwil Jateng INI, acara dipandu oleh DR. Rika Budi Antawati, SH, MKn, MM dan Fitri Bawazir, SH, MKn selaku pembawa acara (master of ceremony), membacakan susunan acara usai menyapa para tamu undangan dan VIP. Kegiatan tersebut diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne INI yang dipandu oleh DR. Febya Chairun Nisa, SH, MKn, selaku dirigen, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan do'a yang disampaikan oleh DR. Ekhwan Zamrudi, SH, MKn.





Lalu diteruskan dengan beberapa sambutan, yaitu sambutan sekaligus laporan disampaikan oleh DR. Rindiana Larasati, SH, MKn, selaku Ketua Panitia Pelaksana, kemudian teruskan dengan sambutan dari Ketua Pengwil Jateng INI, DR. H. Al Halim, SH, MKn, MH, kemudian sambutan dari perwakilan PP yang disampaikan oleh Ketua Bidang Organisasi, (Cand. DR) H. Abdul Wahab, SH, MKn. Lalu, sesi selanjutnya pembukaan lembar soal dan lembar jawaban yang masih disegel dengan disaksikan oleh perwakilan dari peserta (ALB).

Usai dihitung jumlah lembar soal dan lembar jawaban, perwakilan PP didampingi DKW INI Jateng, membacakan tata tertib UKEN 2026. Kemudian para petugas (panitia) membagikan lembar soal dan lembar jawaban kepada para peserta, dan waktu yang diberikan untuk menyelesaikan semua soal itu selama 90 menit. Tak terasa waktu berlalu dengan cepat, terlihat beberapa peserta meninggalkan ruang pelaksanaan UKEN, dan berdasarkan informasi dari panitia bahwa ujian lisan akan dilaksanakan pukul 13.30 setelah ishoma.





Pelaksanaan ujian lisan, meskipun jumlah peserta yang mengikuti UKEN di Pengwil Jateng INI berjumlah sekitar 193 peserta, namun dikarenakan jumlah meja penguji sekitar 32 meja, sehingga waktu yang dibutuhkan tak begitu lama. Sekitar pukul 15.30 Waktu Indonesia Barat (WIB), seluruh peserta UKEN telah mengikuti ujian lisan, dan para peserta yang telah mengikuti ujian lisan. Saat akan meninggalkan ruangan, panitia memberikan bingkisan makanan dan minuman untuk berbuka puasa. "Panitia, penguji dan pengawas juga sudah kami sediakan bikisan untuk di bawa pulang, baik berupa makanan dan minuman untuk berbuka, kami juga memberikan cinderamata. Kami (panitia) berusaha untuk memberikan cinta dan kebahagiaan dengan sepenuh hati di bulan suci Ramadhan ini," tukas Ketua Panitia Pelaksana.