Kamis, 08 April 2021

Dinkes dan DPRD Kabupaten Bekasi Dukung Pemberian Vaksin Bagi Notaris di Pengda Kabek INI

Grosse, Bekasi – Pengurus Daerah (Pengda) Kabupaten Bekasi (Kabek) Ikatan Notaris Indonesia (INI) yang diketuai oleh Abdul Wahab, SH, MKn, menggelar kegiatan dalam rangka menyuntikan Vaksin Covid-19 terhadap sekitar 200 anggota. Kegiatan tersebut mendapat support dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Komisi IV Kabupaten Bekasi yang diwakilkan oleh H. Hendra Cipta Dinata, SE, MM, dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi yang di Kepala Divisi (Kadiv) Dinkes, dr. Sri Mainarti, serta juga mendapat dukungan dan support dari Pengurus Wilayah (Pengwil) yang dikomandoi oleh DR. H. Irfan Ardiansyah, SH, SpN, LLM.

Hotel Antero yang terletak di kawasan Cikarang, Bekasi, menjadi lokasi dalam melaksanakan kegiatan yang digelar oleh Pengda Kabek INI, pada hari Rabu 07 April 2021, yaitu menyuntikan vaksin Covid-19 kepada anggota INI, khususnya anggota di Pengda Kabupaten Bekasi INI. Menurut informasi yang Majalah Grosse Digital (MGD) dan GrosseTV peroleh, bahwa vaksin yang disediakan untuk Notaris Kabupaten Bekasi sebanyak 200 ampul. Menariknya, kegiatan yang diselenggarakan oleh Pengda Kabek INI tersebut bukan hanya mendapat dukungan dan support dari Pengwil Jabar INI saja, melainkan juga mendapat dukungan dan support dari Dinkes dan DPRD Kabupaten Bekasi.




“Alhamdulillah, akhirnya anggota INI, khususnya di Kabupaten Bekasi ini bisa di vaksin, walaupun kami (pengurus) sudah menyampaikan surat permohonan untuk vaksin ke Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi sekitar bebepa minggu yang lalu,” ungkap Abdul Wahab, SH, MKn, kepada MGD/GrosseTV sebelum acara dimulai seraya menambahkan bahwa pengurus Pengda juga bersyukur karena surat tersebut mendapat respon positif bukan hanya dari Dinas Kesehatan (Dinkes) saja, melainkan juga mendapat dukungan dan support dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bekasi.

Kegiatan untuk menyuntikan vaksin bagi anggota Notaris, sebelumnya diawali dengan sedikit acara, yaitu penyampaian beberapa sambutan dan do’a. Hadir pada pembukaan tersebut, Ketua Pengwil Jabar INI, DR. H. Irfan Ardiansyah, SH, SpN, LLM. Ketua Pengda Kabek INI, Abdul Wahab, SH, MKn. Perwakilan DPRD Kabek, H. Hendra Cipta Dinata, SE, MM, dan Kadiv. Dinkes Kabek, dr. Sri Enni Mainarti.

Dalam sambutan dari pihak Dinkes menyatakan, bahwa kebutuhan vaksin Covid-19 tersebut sangat penting, terlebih lagi bagi Notaris yang memberikan pelayanan terhadap masyarakat (garda terdepan). “Tapi, walaupun sudah di suntik Vaksin Covid-19, kita harus tetap menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes) yang lima, yaitu; Mencuci Tangan, Memakai Masker, Menjaga Jarak, Menghindari Kerumunan, dan Mengurangi Mobilitas. Karena Notaris, pekerjaannya memberikan pelayanan kepada masyarakat, maka harus mematuhi 5 M tersebut,” jelas dr. Sri Enni Mainarti.






Hal berbeda disampaikan oleh H. Hendra Cipta Dinata, SE, MM, DPRD Kabek, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa sudah seharusnya Notaris mendapatkan vaksin terlebih dahulu. “Karena mereka adalah garda terdepan dalam pergerakan ekonomi, khususnya di Kabupaten Bekasi ini. Semua kegiatan transaksional pengusaha, pasti membutuhkan Notaris. Dan, perlu diketahui bahwa Kabupaten Bekasi merupakan daerah yang memberikan pemasukan terbesar di Jawa Barat, makanya sudah sepantasnya jika didahulukan dalam pemberian vaksin, agar pergerakan ekonomi di sini bisa berjalan dengan baik,” tukasnya.

Menurut Ketua Pengda Kabek INI, bahwa daerahnya mendapat sekitar 200 ampul vaksin Covid-19 untuk anggota Notaris, dan itu diberikan secara gratis. “Alhamdulillah, kami mendapatkan vaksin untuk anggota sekitar 200 ampul, dan bisa dihitung kalau jumlah anggota Notaris di Kabek ini sekitar 250, maka dapat dipastikan kalau anggota Notaris Kabek sudah di vaksin semua. Kenapa, karena ada beberapa anggota yang sudah vaksin secara mandiri dan bagi anggota Notaris yang juga PPAT dan belum mendaftar untuk di vaksin hari ini, bisa mendaftar di acara vaksin IPPAT Kabek,” papar Abdul Wahab, SH, MKn.






Sedangkan Ketua Pengwil Jabar INI, DR. H. Irfan Ardiansyah, SH, SpN, LLM, menyampaikan bahwa dirinya bersyukur, karena bisa dikatakan seratus persen Pengda yang ada di Jawa Barat telah mendapatkan vaksin. “Jawa Barat ini luas dan ada sekitar 26 Pengda, saya bersyukur karena para pengurus di tingkat daerah sangat pro-aktif, sehingga dapat dipastikan, bahwa seluruh Pengda di Jabar ini sudah di vaksin,” tandasnya dalam sambutan diawal kegiatan pemberian Vaksin di Pengda Kabek INI.

Berdasarkan pengamatan MGD/GrosseTV, sejak pagi hingga selesai, anggota INI khususnya di Kabek sangat antusias untuk mengikuti penyuntikan Vaksin. Namun demikian, menurut Nita Nathalia, SH, bahwa dalam pelaksanaan penyuntikan Vaksin Covid-19 dilaksanakan secara bertahap. “Agar tidak terjadi penumpukan dan kerumunan, karena kita harus tetap menjaga Prokes. Jadi, kami bagi berdasarkan jam dan jumlah yang hadir juga diatur, jadi anggota yang di vaksin bisa bergantian,” tukasnya kepada MGD/GrosseTV.









Pelaksanaan kegiatan penyuntikan vaksin Covid-19 di Pengda Kabek INI berlangsung dengan lancar, dan menurut pengamatan MGD/GrosseTV, panitia sangat mempersiapkan segala sesuatu, baik dari meja registrasi, bangku-bangku untuk menunggu giliran, sampai alur pem-vaksinan pun diatur, sehingga kegiatan berjalan dengan lancar dan sesuai dengan Prokes yang berlaku.

Salam sehat selalu dan tetap menjaga Prokes walaupun sudah di vaksin.

Salam kompak dan sukses selalu dari MGD dan GrosseTV.


Minggu, 04 April 2021

Tantangan "KNG Berbagi" di 6 Wilayah dengan Kondisi yang Berbeda-Beda

 *) WILAYAH YOGYAKARTA

Grosse, Jakarta - Komunitas Notaris Gowes (KNG) yang telah menjadwalkan tuk berbagi paket beras sebanyak 1000 paket lebih di 6 wilayah pada hari Sabtu 03 April 2021 secara serentak, ternyata kondisi cuaca saat pelaksanaan di 6 wilayah tersebut berbeda-beda. Beberapa wilayah diguyur hujan yang tak kunjung berhenti hingga siang hari, dan ada juga wilayah yang cerah dan terang benderang, serta ada juga yang diselimuti cuaca mendung, namun demikian, hal tersebut justru menjadi tantangan tersendiri dari peserta di masing-masing wilayah.


Berdasarkan informasi yang diperoleh Majalah Grosse Digital (MGD) dan GrosseTV peroleh dari panitia pelaksana KNG Berbagi di wilayah Jakarta, bahwa ada beberapa wilayah yang cuacanya cerah, yaitu di wilayah Solo, Kalimantan dan Yogyakarta, sedangkan di wilayah Bogor diselimuti awan hitam (mendung). Dua wilayah lainnya, yaitu di kawasan Banten dan DKI Jakarta di guyur hujan sejak malam hari.





Meskipun kondisi cuaca dan keadaan yang berbeda-beda tersebut, tidak menyurutkan para peserta KNG Berbagi untuk tetap dapat menyalurkan paket beras kepada pihak yang berhak menerima. "Ini justru menjadi tantangan bagi kita (KNG), apakah mengurungkan niat tuk berbagi, atau justru tetap melanjutkan pelaksanaan KNG Berbagi. Kami disini (DKI Jakarta) tetap akan mengayuh pedal untuk melaksanakan KNG Berbagi," ungkap salah satu peserta KNG berbagi di Jakarta.
Menurut informasi, bahwa di kawasan Banten pun tetap akan melaksanakan KNG Berbagi sesuai dengan rencana, meskipun kawasan tersebut di guyur hujan. Sedangkan wilayah lain yang cuacanya cerah sudah pasti akan melangsungkan KNG Berbagi, bahkan ada wilayah yang menyuguhkan hiburan berupa organ tunggal.



Berdasarkan foto-foto yang diterima MGD dan GrosseTV, anggota KNG terlihat sangat menikmati kegiatan KNG Berbagi, bahkan terlihat suasana yang sangat guyub, akrab dan kekeluargaan. Para peserta pun terlihat penuh semangat dalam mengayuh pedal sepeda menuju lokasi-lokasi yang dijadikan sasaran dalam penyaluran paket beras tersebut.
Menurut informasi yang MGD/GrosseTV terima, bahwa KNG Berbagi di wilayah Yogyakarta itu bekerjasama dengan Polresta Yogyakarta dalam berbagi paket beras kepada masyarakat yang membutuhkan. Pembagian paket tersebut dibagikan secara langsung dengan mendatangi satu persatu masyarakat (door to door) yang berada di sekitar Sekretariat Bersama (Sekber) Pengurus Wilayah (Pengwil) DI Yogyakarta Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT).



Kegiatan KNG Berbagi di wilayah Yogyakarta, dilaksanakan dari Polresta Yogyakarta sebagai Titik Kumpul (Tikum) pertama, kemudian dilanjutkan dengan mengowes sepeda menuju Ngejaman, lalu ke Pos Teteg, dilanjutkan dengan membagikan paket beras disepanjang jalan Malioboro kepada tukang becak. andong dan kaum dhuafa disana, dan kembali ke Sekber Pengwil DI Yogyakarta INI dan IPPAT.
Peserta KNG Berbagi di Wilayah Yogyakarta, dihibur dengan menyuguhkan band yang personilnya adalah anggota Notaris/PPAT Yogyakarta. Saat di Sekber, koordinator KNG Berbagi wilayah Yogyakarta menyampaikan ucapan terima kasih atas support dan dukungan penuh dari Kapolresta Yogyakarta, Kombes Polisi Purwadi W Anggoro, SIK, MH, dan juga ucapan terima kasih kepada Kombes Polisi Drs. Suharsono, SH, MHum, yang telah menjadi RC selama kegitan KNG Berbagi dilaksanakan.




Semoga kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan, sehingga sedikit banyaknya dapat memberikan keceriaan dan senyuman di wajah masyarakat yang menerima.
Salam kompak dan sukses selalu dari MGD dan GrosseTV