Minggu, 23 Maret 2025

Suka Cita 210 Anak Yatim dalam Kegiatan Buka Puasa Bersama dan Santunan Yatim & Dhu'afa Pengda Kota Tangsel INI dan IPPAT

Grosse, Tangerang - Suasana ballroom di Grand Zuri, BSD City, Tangerang Selatan, Banten, terlihat hiruk pikuk, terdengar gemuruh suara canda tawa dari anak-anak yang tengah bermain dan bercanda dengan teman-temannya. Itulah sedikit gambaran suasana dari kegiatan Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim & Dhu'afa yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah (Pengda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Ikatan Notaris Indonesia (INI) bersama Pengda Kota Tangsel IPPAT, dimana sekitar 210 anak yatim dan dhu'afa hadir di kegiatan yang diselenggarakan pada Rabu 19 Maret 2025. Menurut salah satu panitia, menyatakan bahwa dirinya sangat senang melihat anak-anak yatim berlarian dan bercanda dengan teman-temanya. "Mereka tidak mungkin bisa menikmati suasana di gedung, tempat yang terbilang lumayan mewah. Jadi, senang bercampur sedrih melihat mereka terlihat sangat bahagia, bisa bermain di tempat ini, dan sambil menikmati hidangan makanan dan minuman. Semoga saja, hal ini bisa terus dilaksanakan oleh Pengda Kota Tangsel INI dan IPPAT, paling tidak sedikit banyaknya bisa membuat anak-anak yatim bahagia dan bersenang-senang, walaupun tidak bisa setiap saat," tukasnya dengan nada sendu kepada Majalah Grosse Digital (MGD)/GrosseTV.

Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim & Dhu'afa yang diselenggarakan oleh Pengda Kota Tangsel INI bersama Pengda Kota Tangsel IPPAT, Grand Zuri, BSD City, Tangerang Selatan, Banten, Rabu 19 Maret 2025.

Hotel Grand Zuri, Tangerang Selatan, Banten, mendadak ramai dan hiruk pikuk, tidak seperti biasanya. Pasalnya ratusan anak-anak tengah berkumpul dan bermain, baik di lobby hotel maupun di depan ballroom. Ya mereka adalah para anak yatim yang diundang oleh Pengurus Daerah (Pengda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Pengda Kota Tangsel Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT), dalam kegiatan Buka Puasa Bersama dan Santunan Yatim dan Dhu'afa.

Menurut salah satu panitia, bahwa kegiatan tersebut, merupakan rangkaian dari kegiatan sebelumnya, hanya saja pada kegiatan Buka Puasa Bersama dan Santunan Yatim dan Dhu'afa kerjasama antara INI dan IPPAT. "Kalau tadi siang itu kegiatan IPPAT dalam pelantikan pengurus, dan kalau sore menjelang maghrib ini kerjasama antara Pengda INI dan Pengda IPPAT," tukasnya sambil menyiapkan goodybag yang akan dibagikan kepada anak-anak yatim.





Kegiatan buka puasa dan santunana merupakan kegiatan rutin tiap tahun yang diselenggarakan oleh Pengda Kota Tangsel INI dan IPPAT, dan pada tahun ini kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) Kota Tangerang, Shinta Purwitasari, SH, ST, MH, CMed. Ketua Pengurus Wilayah (Pengwil) Banten IPPAT, Ellies Daini, SH, MKn. Ketua Pengda Kota Tangsel IPPAT, Arie Herawati, SH, SpN, MH. Ketua Pengda Kota Tangsel Ikatan Notaris Indonesia (INI), Diah Sukma Permata Riani, SH, SpN. serta beberapa Ketua Pengda INI dan IPPAT yang ada di wilayah Banten dan tidak dapat disebutkan satu persatu.

Acara buka puasa bersama dan santunan yatim dan dhu'afa dipandu oleh Claudia, SH, MKn dan Bayu Nirwana Sari, SH, MKn selaku pembawa acara (master of ceremony), dengan menyapa para tamu undangan dan mengawali acara tersebut dengan pembacaan do'a yang disampaikan oleh Syaeful Huda, SH, MKn, dan dilanjutkan dengan Pembacaan Ayat Suci Al Qur'an yang dibawakan oleh Istiko Jakariyah, SH, MKn, selaku Qoriah dan Hj. Marche Krisna Moerni, SH, SpN, MH selaku Saritilawah. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pengda Kota Tangsel INI dan IPPAT, Diah Sukma Permata Riani, SH, SpN dan Arie Herawati, SH, SpN, MH.






Acara dilanjutkan dengan penyerahan santunan secara simbolik yang diberikan oleh Kakantah Tangerang Selatan, Shinta Purwitasari, SH, ST, MH, CMed. Ketua Pengwil Banten IPPAT, Ellies Daini, SH, MKn. Ketua Pengda Kota Tangsel INI, Diah Sukma Permata Riani, SH, SpN. Ketua Pengda Kota Tangsel IPPAT, Arie Herawati, SH, SpN, MH dan Ketua Pengda Kabupaten Tangerang, Dyah Dwiyanti Prihatiningtyas, SH, MKn. Kemudian acara diisi dengan berbagai permainan dan lomba guna menghibur para anak-anak yatim, pada saat acara itu berlangsung, terlihat anak-anak terlihat antusis untuk mengikutinya, terlebih lagi banyaknya hadiah yang diberikan bagi yang bisa menjawab dan memenangkan perlombaan.

Saat menjelang azan maghrib, acara diisi dengan penyampaian tausyiah yang disampaikan oleh Martius, SH, MKn, dan para panitia pun membagikan takjil untuk berbuka kepada anak-anak yatim dan tamu undangan serta pengurus yang hadir. Berdasrkan pengamatan Majalah Grosse Digital (MGD)/GrosseTV, meskipun acara berbuka puasa dan santunan yatim & dhu'afa terlihat sederhana, namun memberikan makna berarti bagi anak-anak yatim. Bahkan mereka pun dihibur dengan penampilan dari group band yang membawakan beberapa lagu religius, semoga kegiatan yang membawa berkah ini terus dapat dilaksanakan tiap tahunnya. Salam kompak dan sukses selalu dari MGD dan GrosseTV.

Road Show Coretax Pengurus Wilayah Jawa Barat IPPAT Berakhir di Pengda Kota Depok IPPAT

Grosse, Depok - Perjalanan roadshow Pengurus Wilayah (Pengwil) Jawa Barat (Jabar) Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) dalam menggelar work shop mengenai Coretax, dan berakhir di Pengurus Daerah (Pengda) Kota Depok IPPAT. Berawal dari Pengda Kabupaten Sumedang IPPAT pada Jum'at 07 Maret 2025, dilanjutkan di Pengda Kota Bandung pada Sabtu 15 Maret 2025 dan terakhir di Pengda Kota Depok IPPAT pada Jum'at 21 Maret 2025. Berdasarkan informasi dari panitia pelaksana, bahwa setiap pelaksanaan peserta dibatasi hanya sekitar 50 peserta saja. "Tujuannya agar apa yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh peserta, karena peserta bisa lebih konsentrasi jika dibandingkan dengan jumlah yang banyak," tukas Evie Yuniarsih, SH, MKn, selaku Ketua Panitia Pelaksana. Dan hal tersebut juga disampaikan oleh DR. Winny Wiriani, SH, MBA, MKn, selaku Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pengwil Jabar IPPAT, dimana menyampaikan bahwa alasan Coretax menjadi topik yang hangat untuk dibahas, karena menyangkut pekerjaan bagi PPAT. "Kami mengutamakan Coretax karena permasalahan tersebut kerap kali dihadapi anggota IPPAT dilapangan, dan kedepan kami juga akan membahas permasalahan lainnya," jelasnya.

WorkShop Mengenai Coretax, Pengurus Wilayah Jawa Barat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (Pengwil Jabar IPPAT) bersama Pengurus Daerah (Pengda) Kota Depok IPPAT, Santika Hotel, Depok, Jawa Barat, Jum'at 21 Maret 2025.

Menjalankan program kerja dari kepengurusan Pengurus Wilayah (Pengwil) Jawa Barat (Jabar) Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) usai mengukuhkan dan melantik, jadi prioritas utama dalam memberikan pelayanan kepada anggota PPAT, khususnya di wilayah Jawa Barat. Pengwil Jabar IPPAT dibawah komando, H. Samsuri, SH, MKn, melalui Wakil Ketua Bidang (Wakabid) Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), DR. Winny Wiriani, SH, MBA, MKn, menyelenggarakan workshop seputar 'Coretax'. Dimana workshop tersebut diselenggarakan secara roadshow, diawali bekerjasama dengan Pengurus Daerah (Pengda) Kabupaten Sumedang IPPAT, kemudian Pengda Kota Bandung IPPAT, dan berakhir di Pengda Kota Depok IPPAT.

Berdasarkan informasi yang Majalah Grosse Digital (MGD)/GrosseTV himpun, bahwa workshop yang digelar secara roadshow tersebut guna menjangkau anggota yang berada di daerah-daerah. "Tentunya apa yang kami lakukan belum dapat memenuhi kebutuhan dan memberikan kepuasan kepada anggota, tapi kami akan terus berusaha dan berupaya memberikan yang terbaik bagi anggota," jelas Wakabid Diklat Pengwil Jabar IPPAT. Workshop pertama (Batch 1), tambahnya, menghadirkan narasumber, yaitu antara lain; Rudi Rudiawan, Adhitia Mulyadi dan Dwi Wahyuningsih, dimana ketiga narasumber tersebut merupakan penyuluh pajak di Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal (Ditjend) Pajak Jawa Barat.








Tema yang diangkat pada batch pertama di Pengda Kabupaten Sumedang IPPAT, mengangkat tema "Teknis Validasi PPH via Coretax". Dihadiri oleh Ketua Pengwil Jabar IPPAT, H. Samsuri, SH, MKn beserta jajarannya dan Ketua Pengda Kabupaten Sumedang IPPAT, Cacan Pustari, SH, MKn beserta jajarannya. "Kalau Batch 2 itu di Pengda Kota Bandung IPPAT, tema yang diangkat yaitu Coretax dalam Menjalankan Tugas PPAT, Pendaftaran, Kode Billing, Validasi PPH (Individu - Badan Usaha - PPAT)", dengan narasumbernya itu Restu Juliawan Herlambang, SAk dan Eddy Susanto, SEAk, MM, CA, BKP, CPM, dan mereka dari Kantor Wilayah Ditjend Pajak Jawa Barat. Acara itu juga dihadiri langsung oleh Ketua Pengwil Jabar IPPAT, H. Samsuri, SH, MKn dan Ketua Pengda Kota IPPAT, Merry Nurmariah, SH, SpN," terang DR. Winny Wiriani, SH, MBA, MKn.

Sedangkan sebagai akhir dari roadshow dalam workshop mengenai Coretax, berakhir di Pengda Kota Depok IPPAT, dengan mengangkat tema "Teknis Validasi PPH via Coretax" dengan narasumber dari Kantor Wilayah (Kanwil) DJP Jawa Barat 3, yaitu Lola Krisnalia dan Akbar Sutrisno, serta dari KPP Depok Cimanggis, Faisal Fitri dan Gibral Habib. Hadir pada kegiatan tersebut, Ketua Pengwil Jabar IPPAT, H. Samsuri. SH, MKn dan Ketua Pengda Kota Depok IPPAT, Erning Tri Irjayanti, SH, MKn. Workshop yang dipandu oleh Yuliani Indah, SH, MKn selaku pembawa acara (master of ceremony), dengan menyapa para narasumber dan tamu undangan.





Kemudian acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne IPPAT yang dipandu oleh Errizka Fitriamadewi Bey, SE, SH, MKn, selaku dirigen. Lalu diteruskan dengan pembacaan do'a yang disampaikan oleh Edi Haryadi, SH, MKn, dan dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pengwil Jabar IPPAT, H. Samsuri, SH, MKn yang diwakili oleh Sekretaris Pengwil Jabar IPPAT, Chintya Kania, SH, MKn dan Ketua Pengda Kota Depok IPPAT, Erning Tri Irjayanti, SH, MKn. Dan, sebagai acara puncaknya, yaitu penyampaian materi yang diawali oleh Lola Krisnalia, serta dilanjutkan penyampaiannya oleh Akbar Sutrisno.

Berdasarkan pengamatan Majalah Grosse Digital (MGD)/GrosseTV dan infomasi dari pengurus, selama penyampaian materi, para peserta sangat antusias dan fokus mendengarkan penjelasan dan pemaparan dari pemateri. Bahkan tak sedikit pertanyaan yang dilontarkan oleh para peserta, selain itu para panitia dan pengurus pun tak mau ketinggalan untuk mengajukan pertanyaan. Namun sayangnya waktu yang disediakan tidak memadai, sehingga tidak semua pertanyaan dapat dijawab oleh narasumber atau pemateri. "Karena saat ini kan bulan Ramadhan, jadi waktu yang kami sediakan juga terbatas. Kegiatan kali ini juga kami teruskan nanti dengan buka puasa bersama," tukas salah satu panitia.





Konferensi Pers Pengwil Jawa Barat IPPAT Terkait Workshop

Usai pelaksanaan workshop, panitia menggelar konferensi pers, terkait dengan penyelenggaraan workshop mengenai Coretax, serta beberapa hal yang menjadi program kerja dalam kepengurusan Pengwil Jabar IPPAT Periode 2024 - 2027. Konferensi pers tersebut dihadiri oleh Ketua Pengwil Jabar IPPAT, H. Samsuri, SH, MKn, yang didampingi oleh Wakabid Organisasi Pengwil Jabar IPPAT, DR. H. Rianda Riviyusnita, SH, MKn. Wakabid Diklat Pengwil Jabar IPPAT, DR. Winny Wiriani, SH, MBA, MKn. Ketua Pengda Kota Depok IPPAT, Erning Tri Irjayanti, SH, MKn dan Ketua Panitia Pelaksana, Evi Yuniarsih, SH, MKn, serta konferensi pers di pandu oleh Nenden Sumartini, SH, MKn.

Disampaikan dalam konferensi pers tersebut, bahwa roadshow mengenai workshop yang digelar oleh Pengwil Jabar IPPAT melalui Bidang Pendidikan dan Pelatihan, mengambil tema yang sedang hit dan menjadi permalahan bagi anggota IPPAT, khususnya di wilayah Jawa Barat, adalah Coretax. "Pekerjaan yang menyangkut PPAT, sangat berkaitan erat dengan Coretax. Sehingga kami mengangkat tema tersebut agar anggota IPPAT di Jawa Barat, sedikit banyaknya mendapat ilmu dan pengetahuan mengenai aturan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah seputar perpajakan," terang Wakabid Diklat Pengwil Jabar IPPAT.







Mengenai permasalahan lain, tambah DR. Winny Wiriani, SH, MBA, MKn, bahwa mengenai permasalahan lain akan menjadi agenda selanjutnya dalam melakukan pembinaan terhadap anggota IPPAT di Jawa Barat. "Misalnya seperti Permen ATR/BPN No.02 Tahun 2025, hal tersebut akan menjadi konsentrasi kami setelah peraturan tersebut diberlakukan. Dan perlu diketahui, bahwa kami tidak hanya menggelar workshop mengenai Coretax saja, melainkan kami juga telah menyelenggarakan Talkshow mengenai "Lebih Mengenal Pengwil Jabar IPPAT dan Bahas Peralihan Hak" pada Rabu 19 Fenruari 2025 di Rase 102,3 FM. Terus kami juga menggelar acara 'Ngopi' secara live di 96,8 FM, Rabu 05 Maret 2025 mengenai "Menguak Polemik Sertifikat Elektronik, Apakah Tanah Kita Aman?", dan kami juga mengadakan webinar hukum mengenai "Kupas Tuntas APHB dan APHW - Teori, Aturan, Kebijakan, Rumus Pajak, dan Bentuk Akta" pada Selasa 04 Maret 2025," papar Wakabid Diklat Pengwil Jabar IPPAT.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Pengwil Jabat IPPAT, H. Samsuri, SH, MKn, bahwa Pengwil Jabar IPPAT akan berusaha dan berupaya keras memeberikan yang terbaik bagi anggota PPAT di wilayah Jawa Barat. "Jadi kami melalui pengurus, akan terus melakukan pembinaan guna menambah peningkatan keilmuan dan pengetahuan bagi anggota, terutama hal-hal yang terkait dengan kebijakan pemerintah yang bersinggungan langsung dengan pekerjaan PPAT, selain itu kami juga berusaha memberikan pengayoman dan perlindungan terhadap anggota yang terkena masalah," ujar Ketua Pengwil Jabar IPPAT. Semoga organisasi IPPAT semakin maju dan jaya terus, salam kompak dan sukses selalu dari MGD dan GrosseTV.