Selasa, 18 Januari 2022

Pengwil Banten INI Gelar Upgrading Pertama di Masa Pandemi diikuti 500 Peserta

GrosseTV, Banten - Pengurus Wilayah (Pengwil) Banten Ikatan Notaris Indonesia (INI) di bawah kepemimpinan Rustianah, SH, MKn, untuk pertama kali menggelar upgrading pada masa pademi Covid 19. Meskipun demikian, kegiatan tersebut disambut baik dan mendapat respon yang sangat besar, pasalnya peserta yang mengikuti kegiatan tersebut mencapai 500 peserta. Tak pelak saja, akhirnya panitia membaginya menjadi dua gelombang atau sesi, yaitu 250 peserta seminar pagi dan 250 peserta seminar siang. Upgrading yang mengangkat tema "Wasiat Bagi WNI, Pembuatan dan Pelaksanaannya dalam Praktek", digelar pada hari Senin 18 Januari 2022, di Menara Topfood, Tangerang, Banten.

Foto bersama Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia (PP INI), Yualita Widyadhari, SH, MKn, beserta jajarannya, didampingi Ketua Pengurus Wilayah (Pengwil) Banten INI, Rustianah, SH, MKn, beserta jajarannya, dan Ketua Panitia Pelaksana, Zulfanovriyendi, SH, MKn.

Menurut Ketua Panitia Pelaksana, Zulfanovriyendi, SH, MKn, antusias anggota, baik anggota Notaris maupun Anggota Luar Biasa (ALB) yang ingin mendaftar menjadi peserta upgrading sangat besar, sehingga dengan terpaksa pendaftaran ditutup setelah memenuhi quota. "Terakhir saya cek jumlah peserta yang mendaftar itu sekitar 400-an lebih, tapi saat direkapitulasi terakhir jumlahnya mencapai 500-an. Itu karena ada yang sudah membayar, tapi menyerahkan dokumennya terakhir. Dan, karena itulah, kami (panitia) membagi menjadi dua sesi, yaitu sesi pagi dan sesi siang," ungkapnya kepada Majalah Grosse Digital (MGD)/GrosseTV.

Berdasarkan pandangan mata MGD/GrosseTV, pelaksanaan upgrading Pengwil Banten INI dibawah komando Rustianah, SH, MKn, berjalan lancar dan sukses. Selain dari jumlah peserta yang mencapai 500 peserta walau pandemi belum sepenuhnya berakhir, para peserta baik di sesi pertama maupun sesi kedua antusias untuk bertanyanya sangat tinggi. Sehingga pemateri tidak dapat menjawab semua pertanyaan yang diajukan oleh peserta, namun para peserta dapat mengajukan pertanyaan secara langsung diluar acara kepada pemateri.

Pemateri yang disuguhkan oleh panitia dalam memberikan tema mengenai "Wasiat Bagi WNI, Pembuatan dan Pelaksanaannya dalam Praktek, disampaikan oleh Alwesius, SH, setelah acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne INI, serta pembacaan do'a. Dan, dilanjutkan dengan beberapa sambutan, diantaranya, laporan dari Ketua Panitia Pelaksana, Zulfanovriyendi, SH, MKn. Kedua sambutan dari Ketua Pengwil Banten INI, Rustianah, SH, MKn, dan sambutan ketiga dari Ketua Umum PP INI, Yualita Widyadhari, SH, MKn, yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan upgrading dengan pemukulan gong.

Pada sesi pertama, upgrading digelar dengan peserta dari anggota Notaris dengan moderator Asep Heryanto, SH, MKn dan pemateri Alwesius, SH. Sedangkan pada sesi kedua, peserta didominasi oleh Anggota Luar Biasa (ALB) dengan pemateri yang sama, hanya saja moderator dibawakan oleh Syarifuddin, SH, SpN, MH. Baik pada sesi pertama maupun pada sesi kedua, kegiatan upgrading berlangsung dengan lancar, bahkan para peserta sejak awal acara dimulai hingga akhir tetap bertahan dan tidak sedikit yang mengajukan pertanyaan.

Semoga kegiatan bermanfaat bagi anggota dan ALB ini dapat terus dilaksanakan, tentunya dengan tetap menjaga dan mematuhi protokol kesehatan (prokes), karena pandemi belum berakhir. Salam kompak dan sukses selalu dari MGD dan GrosseTV.

Sabtu, 15 Januari 2022

Berbagi Keilmuan dalam Seminar Nasional di Anniversery 2nd Kelompencapir

*) Diisi Peragaan Busana oleh Peragawati dan Para Notaris Indonesia

Grosse, Jakarta - Kalangan Notaris dari seluruh Indonesia sejak dua tahun yang lalu, telah menggabungkan diri dalam Kelompok Pendengar, Pembaca dan Pemikir (Kelompencapir), guna untuk berbagi keilmuan seputar hukum, sehingga dapat menambah khasanah kelimuan, khususnya ilmu hukum, baik yang terkait dengan pekerjaan sebagai pejabat umum (Notaris) maupun masalah hukum yang berlaku di segala aspek kehidupan sehari-hari. Pada hari ulang tahun yang kedua ini, Kelompencapir menyuguhkan pembahasan hukum dengan tema "Merek Kolektif Sebagai Solusi bagi Koperasi dan Umum untuk Meningkatkan Pertumbuhan Perekonomian Melalui Ekonomi Kreatif pada Era Desrupsi", dihadiri bukan hanya dari kalangan Notaris saja, melainkan dari kalangan lain, seperti advokad, pengusaha, perbankan dan lain sebagainya.

Anniversary ke 2nd Kelompok Pendengar, Pembaca dan Pemikir (Kelompencapir) di Hotel Sultan Jakarta, 14 Januari 2022, diwarnai dengan peragaan busana dari kalangan Notaris se-Indonesia.

Majalah Grosse Digital (MGD)/GrosseTV mendapat kesempatan untuk melakukan peliputan di acara Anniversary 2nd Kelompencapir, yang digelar secara hybrid (offline dan online), di kawasan Jakarta, pada hari Jum'at 14 Januari 2022. Hadir pada acara tersebut, Herdimansyah Chaidirsyah, SH. DR. K. Anriz Nazaruddin Halim, SH, SpN, MH, MKn. Mamik Puji Astutik Oktaviani, SH, MKn. DR. Yurisa Martanti, SH, SpN, MH. DR. Fully Handayani Ridwan, SH, MKn, dan lain-lain yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

Kelompencapir yang diinisiasi oleh DR. Dewi Tenty Septi Artiany, SH, SpN, MH, MKn, dalam pelaksanaan Anniversery yang ke dua tahun berlangsung lancar dan terbilang lancar, terlebih lagi antusias peserta baik online maupun offline sangat tinggi dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada para narasumber. Narasumber yang disuguhkan oleh panitia, antara lain; Ahmad Zabadi, SH, MM, Deputi Bidang Perekonomian Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, dan Hendra Saragih, SH, MH, MKn, Kepala Biro Hukum dan Kerjasama Kementerian Koperasi dan UKM RI, dengan materi mengenai "Penggunaan Merek Kolektif Sebagai Upaya Meningkatkan Peran Koperasi dan UMKM Sebagai Tulang Punggung Perekonomian Koperasi Pasca UU Cipta Kerja dan Perseroan Perorangan", dengan moderator Fully Handayani pada sesi pertama seminar nasional tersebut.

Sedangkan pada sesi kedua, narasumber yang dihadirkan, antara lain; Santun Maspari Siregar, SH, MH, Direktur Perdata Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia Republik Indonesia, dan Prof. DR. Ahmad Ramli, SH, MH, FCBArb, Staff Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika, Bidang Regulasi dan Pendidikan Tinggi, serta Rohan Hafas, Direktur Hubungan Kelembagaan PT Bank Mandiri (Perseroan) Tbk, dengan materi mengenai "Merek Kolektif, Peran Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual Sebagai Perlindungan Produk UMKM dan Potensi Merek Kolektif Sebagai Jaminan Pada Perjanjian Kredit", dengan moderator Yurisa Martanti.

Pada sesi ketiga, narasumber yang disuguhkan antara lain; Ari Juliano Gema, Staff Ahli Bidang Reformasi dan Birokrasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Fetty Kwartati, Direktur Utama PT Sarinah (Perseroan), serta DR. Ary Zulfikar, SH, MH, Ketua Umum Perkumpulan Bumi Alumni (Lupba One Brand), dengan materi mengenai "Penggunaan Merek Kolektif pada Produk UMKM untuk Meningkatkan Produktifitas dan Ekonomi Kreatif", dengan moderator Irma Devita.

Ada hal yang menarik, pada saat pembukaan acara yang dipandu oleh Shinta Zahara, SH, MKn, usai menyanyikan lagu Indonesia dengan dirigen Yunita Permatasari, SH, serta pembacaan do'a oleh Muhammad Ridho, SH, MKn, peserta seminar nasional dihibur dengan penampilan dari Sanggar Tari Kirana Tangerang pimpinan Ulfa Rahmah. Serta pada saat di penghujung acara kembali peserta seminar dihiburkan dengan menampilkan para peragawati dari Horse Of Marsya dan penampilan para Notaris Indonesia dengan menggunakan busana-busana karya Marsya.

Sebagai rasa syukur atas usia yang telah menginjak dua tahun Kelompencapir, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan langsung oleh penggagas atau inisiator Kelompencapir, DR. Dewi Tenty Septi Artiany, SH, SpN, MH, MKn, yang disaksikan oleh para peserta yang hadir secara offline. Semoga berbagi ilmu mengenai dunia hukum dapat terus dilakukan, sehingga menambah khasanah keilmuan bagi para Notaris Indonesia pada khususnya, dan masyarakat pada umumnya.

Salam kompak dan sukses selalu dari MGD dan GrosseTV.