Selasa, 31 Maret 2026

Surat Sakti Satu Nama Bakal Calon, Tak Mempan di Beberapa Pengurus Daerah

Grosse, Jakarta - Beredarnya rumor, bahwa adanya surat yang dilayangkan ke Pengurus Daerah (Pengda) yang ada di Indonesia, bahkan ada pula yang disampaikan secara lisan. Dimana intinya meminta agar dalam Rapat Anggota guna pengusulan nama-nama Bakal Calon (Balon) Ketua Umum (Ketum) dan Balok Anggota Dewan Kehormatan Pusat (DKP) hanya untuk satu nama saja, seperti halnya yang disampaikan oleh salah satu anggota INI yang namanya enggan disebutkan, menyatakan bahwa dirinya tidak bisa menerima kalau pesta demokrasi dalam pemilihan Ketum Pengurus Pusat (PP) INI tahun 2026, mengkebiri hak anggota untuk memilih dan dipilih.

"Kalau mau jadi Ketum atau anggota DKP ya berjuang donk, dimana perjuangannya? ya di Kongres nanti. Bukan caranya meminta teman-teman di Pengda hanya mengusulkan satu nama saja, itu namanya tidak jantan donk, dan mematikan demokrasi dan hak anggota," ujarnya saat dihubungi Majalah Grosse Digital (MGD). Lebih lanjut, akhirnya Rapat Anggota berlangsung dengan bermunculan beberapa nama, baik untuk Balon Ketum maupun untuk Balon Anggota DKP.

Lebih lanjut lagi, anggota INI tersebut menyampaikan bahwa surat sakti yang beredar dan gaungan suara agar di Pengda-Pengda hanya mengusulkan satu nama, hal tersebut tidak terealisasi di beberapa Pengda. "Kagak mempan tuh surat sakti dan suara sumbang agar kita hanya memunculkan satu nama saja, kita mau kongres itu kan sebagai pesta demokrasi, bukan justru mematikan demokrasi," tandasnya.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar