Sabtu, 10 April 2021

Akhir "KNG Berbagi", Tapi bukan Terakhir

 


Grosse, Depok - Lagi-lagi Komunitas Notaris Gowes (KNG) buat ulah di jalan, pedal yang dikayuh mengundang mata masyarakat tuk memandang. Pasalnya, selain mencari keringat demi kesehatan, juga mencari keberkahan dalam berbagi. Inilah rangkaian akhir "KNG Berbagi", tapi bukan terakhir. Melainkan rangkaian terakhir dari KNG Berbagi, yang sebelumnya telah dilakukan beberapa kegiatan, salah satunya pada Sabtu 03 April 2021 yang dilaksanakan secara serentak di 6 kota di seluruh Indonesia. Dan, di Kota Depok yang dikomandoi oleh Hj. Reine Fauziah Amin, SH, Spn, ini merupakan penutupan kegiatan KNG Berbagi menjelang masuknya bulan suci Ramadhan.



"Alhamdulillah, paket beras yang sebelumnya kita bagi-bagikan di sepanjang jalan dari halaman Parkir IRTI, Monas menuju Kota Tua dan di Muara Angke, Jakarta, masih tersisa. Sisa paket beras itulah yang kami akan salurkan di Kota Depok ini, tapi saya juga bersyukur karena mendapat tambahan dari temen-temen KNG Depok, sehingga jumlahnya paket beras menjadi bertambah. Rencananya, paket beras ini akan kita bagikan kepada orang-orang yang berhak menerima di sepanjang jalan Margonda Raya, dilanjutkan ke jalan Arief Rahman Hakim, kemudian lewat jalan Nusantara Raya, dan terakhir ke Kamupus Universitas Indonesia," ungkap Reine Fauziah Amin menjelaskan kepada Majalah Grosse Digital (MGD)/GrosseTV di titik kumpul (Tikum) pertama, Walking Drum, Depok, Sabtu 10 April 2021.




MGD/GrosseTV mendapat kesempatan untuk melakukan peliputan pada kegiatan terakhir menjelang bulan Ramadhan dari kegiatan "KNG Berbagi", serta mengawal dalam setiap penyaluran selama perjalanan dari Tikum pertama sampai ke tujuan, yaitu Kampus UI. Berdasarkan pengamatan MGD/GrosseTV, para peserta KNG Berbagi di Kota Depok, terlihat sangat bersemangat dengan antusias besar, bahkan kegiatan tersebut dapat terbilang sukses dan lancar, tanpa ada hambatan yang berarti, serta di dukung oleh kondisi cuaca yang cerah.

Sekitar pukul 05.45 WIB, MGD/GrosseTV tiba di lokasi Tikum pertama, disana sudah terlihat beberapa peserta KNG Berbagi tengah mempersiapkan sepedanya masing-masing. Setelah memarkirkan kendaraan, MGD/GrosseTV membaur dengan para peserta dan bercakap-cakap ringan seraya mengambil beberapa moment gambar di Tikum pertama tersebut.














Menariknya, kegiatan KNG Berbagi di Kota Depok, tidak hanya diikuti oleh anggota KNG Depok saja, melainkan diikuti juga anggota KNG dari daerah lain, diantaranya; Harlon Andest dari Kota Tangerang, Sindian Osaputra dari Jakarta Utara, Dede Zakaria dari Bogor, Yunita Permatasari (Nitnot) dari Jakarta Selatan, Bonardo dari Jakarta, Dini dari Jakarta Selatan dan Nona dari Jakarta Barat dan anggota lainnya yang tidak bisa MGD/GrosseTV sebutkan satu persatu.

Kegiatan KNG Berbagi di Kota Depok ini, dikomandoi oleh Reine Fauziah Amin diawali dengan pembagian Vest kepada para peserta, dilanjutkan dengan briefing. "Nanti kita akan menuju ke danau yang ada di dalam Kampus UI, sambil membagikan paket beras di sepanjang jalan tersebut. Diharapkan agar kita tertib di jalan dan menghormati pengguna jalan lain, serta nanti berbaris dua-dua dan RC diharapkan menggowes dengan menyesuaikan kemampuan dari seluruh peserta," ungkapnya.










Selain itu, Sindian Osaputra selaku Presiden KNG hadir mengikuti kegiatan KNG Berbagi Kota Depok, didampingi oleh dua ibu negera KNG, Yunita (Nitnot) dan Reine (Ine). Usai menyampaikan sepatah kata, rombongan KNG Kota Depok pun akhirnya bergerak seraya menggowes pedal sepda menelusuri jalan Margonda Raya. Suasana jalan saat itu masih agak senggang, tak banyak kendaraan bermotor yang melintas. Para peserta dengan tertib dan beriringan melaju di sisi kiri jalan, tatapan mata menuju kje depan, sesekali melirik ke sisi jalan, guna melihat kondisi para pengguna jalan lain dan aktivitas masyarakat sekitar Margonda, Depok.

Belum sampai beberapa kilometer, tampak tukang tambal ban tengah duduk termangu menatap jalan, berharap ada pelanggan yang datang. Akhirnya, rombongan KNG Berbagi Kota Depok, menghentikan laju sepeda dan menurunkan beberapa paket beras yang kemudian diserahkan kepada tukang tambal ban tersebut. Selang beberapa meter di depan, terlihat para petugas kebersihan Kota Depok tengah melaksanakan tugasnya, mereka pun menjadi sasaran dalam membagikan paket beras dari KNG Berbagi. Begitu juga saat berada di jalan Nusantara Raya, Beji, Depok, paket beras pun berpindah tangan dari rombongan KNG Kota Depok kepada para tukang becak yang duduk sambil berdo’a agar ada pelanggan yang mau menggunakan jasnya. Paket beras KNG Berbagi, berdasarkan pengamatan MGD/GrosseTV disalurkan langsung kepada orang-orang yang berhak menerima, seperti pemulung, petugas kebersihan, tukang becak, tukang parkir, tukang tambal ban dan lain sebagainya.

Tentu saja, setiap moment yang ditemui di jalan tak ada yang luput dari pengambilan photo, baik oleh para peserta maupun lensa kamera MGD/GrosseTV. Terlebih lagi, pada saat berada di dalam kampus UI, yang mana sebelumnya sempat terjadi negoisasi terhadap petugas di pintu masuk. Pasalnya, setiap hari Sabtu dan Minggu, pintu masuk kampus UI di jaga ketat oleh petugas, guna menghindari kerumunan di kawasan danau.








Para peserta KNG Berbagi Kota Depok pun dengan ketat menjalankan 5 M (Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menggunakan masker, Menghindari kerumunan, dan Mengurangi mobilitas yang tak penting. Semoga apa yang disalurkan, sedikitnya dapat membuat wajah berseri dari penerimanya.

Salam kompak dan sukses selalu dari MGD dan GrosseTV

Tidak ada komentar:

Posting Komentar