Grosse, Jakarta - Kondisi Ibukota Jakarta, Sabtu 03 April 2021, diguyur hujan sejak semalam. Meskipun hujan tidak sederas semalam, rintik-rintik hujan masih tetap terus mengguyur Kota Jakarta hingga pagi menjelang siang. Namun demikian, Komunitas Notaris Gowes (KNG) Jakarta tetap bersemangat untuk berbagi sedikit rejeki kepada masyarakat yang membutuhkan khususnya yang berada di kawasan DKI Jakarta. Semangat inilah yang mengores sebuah cerita di balik gerimis, yakni Indahnya Berbagi Terhadap Sesama yang Membutuhkan.
Pagi itu, sekitar pukul 06.00 WIB, Majalah Grosse Digital (MGD)/GrosseTV tiba di kawasan lapangan parkir IRTI, Monas, Jakarta. Sejak beranjak dari rumah hingga tiba di lokasi titik kumpul (tikum) KNG Jakarta, cuaca masih kurang bersahabat, dimana terkadang gerimis yang turun besar dan terkadang kecil (agak reda).Saat itu lapangan parkir terlihat sangat sepi, dan hanya ada beberapa kendaraan saja yang parkir. Tak lama, terlihat mobil box berjalan mengikuti mobil didepannya memasuki halaman parkir IRTI, Monas, Jakarta, dan kemudian berhenti di bagian selatan halaman parkir. Meskipun kondisi masih gerimis, namun penumpang kendaraan tetap turun dengan menggunakan payung transparan, dia adalah Yunita Permatasari, SH, Notaris/PPAT Jakarta Selatan.
Selang beberapa menit kemudian, satu persatu peserta KNG Berbagi mulai berdatangan. Menariknya, hadir Ketua Pengurus Wilayah Jawa Barat Ikatan Notaris Indonesia (Ketua Pengwil Jabar INI). DR. H. Irfan Uthen Ardiansyah, SH, SpN, LLM. dan Notaris/PPAT Jakarta Utara, Sindian Osaputra, SH. serta Nanang Karma, SH, SpN, MHum, Notaris/PPAT Jakarta Barat dan Harlon, SH, MKn, Notaris/PPAT Kota Tangerang yang ikut dalam acara KNG Berbagi dengan menggowes sepedanya dari rumah sampai halaman parkir IRTI, Monas, Jakarta.
Selain itu, tampak hadir Notaris/PPAT Gowa, Sulawesi Selatan, A Dian Christianti, SH, SpN, dan Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Kota Depok INI, Hj. Reine Fauziah Amin, SH, SpN, serta beberapa Notaris/PPAT lain yang tidak dapat MGD/GrosseTV sebutkan satu-persatu.
Menurut Notaris/PPAT Jakarta Selatan yang akrab disapa Mbak Nitnot, menyampaikan bahwa kegiatan KNG kali kedua ini, dilaksanakan secara serentak di enam (6) wilayah di Indonesia. "KNG Berbagi ini, kami adakan secara bersama-sama dan serentak di enam wilayah, yaitu Banten, Bogor, Solo, Yogyakarta, Kalimantan, dan Jakarta. Kami akan membagikan paket beras yang sampai saat ini telah terkumpul lebih dari 1.000 karung beras 5 Kg," ungkapnya sambil mempersiapkan sepeda yang akan digowesnya. Lantaran kondisi cuaca masih gerimis, beberapa peserta memutuskan untuk mengisi perut terlebih dahulu di warung sebelah barat halaman parkir. Sambil menikmati secangkir kopi dan makanan yang dijual di warung tersebut, terlihat suasana akrab dan guyup, bahkan sesekali terdengar gelak tawa. Dari bincang-bincang kecil di warung kaki lima itu, akhirnya diputuskan untuk tetap menggowes guna membagikan paket beras kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di kawasan DKI Jakarta.
Sebelum beranjak ke lokasi yang dituju, yaitu daerah Kota Tua, Jakarta, peserta KNB Berbagi melakukan briefing terlebih dahulu, yaitu penyampaian teknis bersepeda di jalan raya yang disampaikan oleh Reine Fauziah Amin, SH. Sepatah kata sambutan dari Presiden KNG, Sindian Osaputra, SH, dan ditutup dengan pembacaan do'a yang dipimpin oleh Irfan Uthen Ardiansyah.
Meskipun kondisi cuaca masih gerimis, peserta KNG Berbagi Jakarta tetap bersemangat dan tidak menjadikan gerimis sebagai halangan. Saat pedal mulai dikayuh dan sepeda beranjak bergerak meninggalkan halaman parkir IRTI, Monas, Jakarta, maka dimulailah cerita di balik gerimis.
Memang jarak antara halaman parkir IRTI, Monas sampai ke Kota Tua, tidak begitu jauh, namun rute yang diambil cukup beresiko, karena selain kondisi jalan yang basah dan licin, rute tersebut juga merupakan jalur utama lalu lalang kendaraan. Lepas dari halaman parkir IRTI, Monas, dan masih dikawasan Monas, rombongan KNG Berbagi Jakarta berhenti sejenak di pintu masuk bagian barat Monas, guna menyerahkan paket beras kepada pedagang dan sopir bajaj yang tengah berteduh menunggu gerimis reda.
Usai membagaikan beberapa paket, rombongan kembali beranjak dan kembali berhenti di pintu masuk Monas bagian barat, disana kembali peserta KNG Berbagi, membagikan paket beras kepada masyarakat dan kali ini dibagikan kepada petugas kebersihan dan tukang parkir. Dan, saat tiba di kawasan jalan Gajahmada, KNG Berbagi kembali menyerahkan beberapa paket beras kepada pedagang keliling, pemulung dan tukang tambal ban.
Meskipun kondisi masih gerimis yang tak kunjung berhenti, semangat tuk berbagi tak menghentikan kaki tuk mengayuh pedal sepeda. Saat tiba di Gedung Arsip Nasional, rombongan KNG Berbagi Jakarta, menyempatkan diri untuk berfoto bersama, dan kemudian kembali mengayuhkan pedal sepeda menuju Kota Tua. Setiba di kawasan Kota Tua, tepatnya di Toko Merah, gerimis semakin besar, namun hal itu tak menyurutkan para peserta KNG berbagi untuk mengabadikan moment tersebut dengan berfoto.
Setelah puas berfoto, rombongan peserta KNG Berbagi Jakarta kembali beranjak menuju TKP untuk membagi paket beras, yaitu daerah muara karang, yang kemudian beranjak menuju ke warung Mie Alip guna makan siang, karena meskipun kondisi agak gelap namun jam telah menunjukan pukul 11.30 WIB. Setelah makan siang bersama, peserta KNG Berbagi Jakarta kembali beranjak menuju ke Tikum pertama. halaman parkir IRTI, Monas, Jakarta, ditikum itulah akhirnya rombongan berpencar untuk kembali ke kediamannya masing-masing, setelah berfoto bersama dan sempat juga membagikan paket beras yang masih tersisa kepada masyarakat.
Semoga paket beras yang dibagikan, sedikitnya dapat membuat ceria wajah-wajah yang menerimanya dan dapat sedikitnya mengurangi beban hidup hari itu.
Salam kompak dan sukses selalu dari MGD dan GrosseTV
Tidak ada komentar:
Posting Komentar