Jumat, 23 April 2021

Musabaqoh Tartiilul Qur’an Ke-4 Pengwil Banten INI dan IPPAT Diwarnai dengan Santunan Terhadap 120 Anak Yatim

Grosse, Banten – Pengurus Wilayah (Pengwil) Banten Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) tiap tahunnya kerap menggelar Musabaqoh Tartiilul Qur’an (MTQ) dan menyantuni anak yatim, dan kali ini MTQ yang diselenggarakan dikhususkan bagi perwakilan dari masing-masing Pengurus Daerah (Pengda) INI dan IPPAT yang ada di wilayah Banten. Hal tersebut, dikarenakan kondisi Indonesia dan dunia masih diselimuti pandemi Covid-19, sedangkan anak-anak yatim yang disantuni untuk tahun ini juga dibatasi hanya dari 3 kampung (pemukiman masyarakat).

“Alhamdulillah, meskipun saat ini kondisi belum sepenuhnya stabil, karena pandemi Covid-19, namun antusias dari rekan-rekan Notaris dan PPAT sangat besar. Namun dalam pelaksanaannya pun, kami tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes), diantaranya menghindari kerumunan. Makanya MTQ kali ini, kami khususkan hanya diikuti oleh perwakilan dari masing-masing Pengda yang ada di propinsi Banten saja,” tukas Ketua Panitia Pelaksana, Al Faraby Angkat, SH, MKn, yang juga menjabat sebagai Ketua Pengda Kabupaten Tangerang INI kepada Majalah Grosse Digital (MGD)/GrosseTV usai acara.

Berdasarkan pengamatan MGD/GrosseTV yang telah hadir di lokasi acara sekitar pukul 11.30 WIB, yaitu di Masjid Asma’ul Husna, Cimone, Banten, kondisi masjid tersebut terlihat agak ramai oleh para masyarakat yang tengah beristirahat di serambi masjid, terutama para ojek online. Sedangkan aula masjid yang digunakan sebagai lokasi acara masih terlihat sepi, hanya seorang petugas masjid saja yang tengah mempersiapkan sound system yang akan dipergunakan.


Tak beberapa kemudian, sesaat akan menjelang shalat Dhuhur, terlihat salah satu panitia memasuki aula Masjid Asma’ul Husna, Dewi Adriani, SH, MKn. Tak pelak saja, MGD/GrosseTV menghampiri guna mendapatkan informasi mengenai roundown acara Festival MTQ Ramadhan 1442 H dan Santunan Anak Yatim Pengwil Banten INI dan IPPAT yang ke-4. Menurutnya, bahwa acara akan dimulai bada’ Dhuhur, sekitar pukul 13.00 WIB.

“Insya Allah, kita akan mulai acara jam satuan, yaitu pembukaan dan santunan terhadap anak yatim, dan akan dilanjutkan Festival MTQ hingga selesai pada buka puasa bersama (waktu Maghrib). Alhamdulillah, paket untuk anak yatim sudah terkumpul dan akan dibagikan nanti diawal acara, kalau tidak salah ada 3 kampung yang kita undang anak yatimnya untuk menerima santunan,” ujarnya seraya mengatur paket yang telah dikemas dalam tas.



Beberapa waktu, sekitar pukul 12.45 WIB, satu persatu peserta dan anggota Notaris dan PPAT perwakilan dari masing-masing Pengda INI dan IPPAT yang ada di wilayah Banten mulai berdatangan. Berdasarkan informasi, bahwa peserta MTQ yang akan mengikuti festival diantaranya dari Pengda Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak.

Begitu juga dengan anak-anak yatim yang diundang oleh panitia pun mulai berdatangan dengan didampingi oleh koordinatornya masing-masing, dan mereka pun diatur oleh panitia dalam posisi duduk, tentunya dengan menerapkan prokes, yaitu berjarak sekitar 1 sampai 1,5 meter serta tetap menggunakan masker.

Santunan Terhadap 120 Anak Yatim dan Festival MTQ

Acara dimulai dengan pembacaan do’a yang disampaikan oleh Ustadz Zaenal Arifin, SH, MKn, dan dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia Pelaksana, Al Faraby Angkat, SH, MKn, serta sambutan dari Ketua Pengwil Banten IPPAT, Periasman Effendi, SH, MH, yang didampingi oleh Bendahara Umum Pengwil Banten INI, Tuti Sudiarti Wijaya, SH, yang mewakili Ketua Pengwil Banten Ini, Rustianah, SH, MKn, yang tengah menghadiri acara lain. Kemudian acara dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan dan santunan kepada anak yatim. Acara tersebut berlangsung dengan lancar dan tertib, serta terbilang sukses, karena para anak yatim yang hadir semuanya mematuhi prokes yang diterapkan oleh panitia.

Saat menyerahkan bingikisan santunan terhadap anak yatim dari 3 kampung yang ada di kawasan Banten, diserahkan oleh Ketua Pengwil Banten IPPAT dan Bendum Pengwil Banten INI yang didampingi oleh para Ketua Pengda INI dan IPPAT yang ada di wilayah Banten. Setelah menyerahkan seluruh bingkisan dan santunan kepada anak yatim, acara dilanjutkan dengan Festival MTQ yang diawali dengan penyampaian kriteria penilaian dari dewan juri yang disampaikan oleh Ustadz Zaenal Arifin, SH, MKn. Menurut panitia, bahwa dewan juri yang akan menilai penampilan dari peserta MTQ kali ini, adalah Periasman Effendi, SH, MH, yang juga menjabat sebagai Ketua Pengwil Banten INI, dan Ustadz Zaenal Arifin, SH, MKn, serta Ustadz Baba.


Namun saat baru beberapa peserta MTQ tampil guna membacakan surah Al Baqarah, acara direhat sejenak karena waktu telah memasuki waktu Ashar, dan kemudian dilanjutkan kembali setelah menunaikan shalat Ashar berjama’ah. “Disini janganlah melihat siapa yang akan menjadi juara atau pemenang, namun lebih kepada rasa berbagi kepada sesama, yaitu kepada mereka (anak yatim) yang membutuhkan, serta menjalin tali silaturahmi diantara anggota, baik Notaris maupun PPAT,” tegas Periasman Effendi, SH, MH, disela-sela dilangsungkannya Festival MTQ.

Setelah semua peserta menampilkan dalam membaca Al Qur’an, acara dilanjutkan dengan penyampaian pemenang MTQ baik putra maupun putri, oleh para dewan juri, kemudian acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan shalat Maghrib berjama’ah. Semoga keguyuban, kebersamaan dan kekeluargaan terus terjaga di antara Notaris dan PPAt se-Banten.

Salam kompak dan sukses selalu dari MGD dan GrosseTV.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar