Grosse, Pekan Baru - Majalah Grosse Digital (MGD)/GrosseTV mendapat kesempatan untuk melakukan peliputan pada kegiatan yang digelar Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia (PP INI), yaitu pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) dan Rapat Pleno Pengurus Pusat Yang Diperluas (RP3YD)/Pra Kongres di Pekan Baru, Riau, tepatnya di Hotel Labersa, Kampar, Riau pada tanggal 14 - 16 Juni 2022 kemarin. Kegiatan tersebut diawali dengan kegiatan Up Grading, guna menyampaikan pengetahuan bagi anggota, baik Anggota Biasa (Notaris Aktif) maupun Anggota Luar Biasa (ALB). Berikut ini, MGD/GrosseTV akan menyuguhkan beberapa rangkaian kilas balik dari perjalanan peliputan yang dilakukan sejak tanggal 13 Juni 2022 hingga 17 Juni 2022, selamat membaca dan semoga bermanfaat.
| Pembukaan acara Up Grading, Kongres Luar Biasa (KLB) dan RP3YD INI, Ballroom, Hotel Labersa, Pekan Baru, Riau. |
Udara dingin di pagi hari terasa merasuk ke tulang, namun tak mampu menyurutkan langkah MGD/GrosseTV menuju Bandara Soekarno Hatta (Soeta), terlebih lagi jadwal penerbangan dari Jakarta menuju Pekan Baru, Riau, terjadwal pada pukul 06.00 WIB. Setiba di bandara Soeta, suasana masih terbilang sunyi, hanya beberapa penumpang saja yang terlihat menuju ke ruang check in. Sejauh mata memandang dan memperhatikan sekeliling bandara, ketika akan memasuki ruang tunggu, terlihat beberapa rekan Notaris tengah bersantai dan bercengkrama. Ya, mereka adalah para peserta yang akan mengikuti kegiatan nasional, Up Grading, KLB dan RP3YD INI di Bumi Lancang Kuning.
Tak lama kemudian, terdengar suara merdu dari seorang wanita, menginformasikan bahwa penumpang pesawat menuju Pekan Baru, Riau, sudah bisa untuk memasuk ke dalam pesawat. Saat itu, MGD/GrosseTV memang tidak menghampiri para rekan Notaris, dan hanya memperhatikan dari kejauhan. Bahkan saat akan memasuki pesawat pun tidak menyapa, dikarenakan armada pesawat yang dinaiki berbeda dan jam penerbangannya pun berbeda beberapa menit. Menurut informasi petugas bandara, bahwa penerbangan dari Bandara Soeta menuju Bandara Sultan Syarief Kasim itu membutuhkan waktu sekitar 1 jam 45 menit.
Menurut salah satu petugas bandara yang menawarkan armada darat (taksi), bahwa dari bandara menuju hotel labersa itu membutuhkan waktu sekitar 30 menit jika kondisi jalan sedang macet, sedangkan dari bandara menuju ke hotel tempat MGD/GrosseTV menginap itu hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit, dan dari hotel tempat meninap menuju hotel Labersa itu dibutuhkan waktu sekitar 15 menit. Mengetahui hal tersebut, MGD/GrosseTV memanfaatkan waktu untuk singgah ke sebuah warung kopi, guna beristirahat sambil mengamati dan menikmati suasana Pekan Baru, Riau.
Usai menikmati semangkuk mie dan secangkir kopi, MGD/GrosseTV pun beranjak menuju hotel tempat menginap selama di Pekan Baru, Riau. Lantaran waktu masih terbilang pagi, sambil menunggu waktu check ini hotel, MGD/GrosseTV mengamati suasana jalan utama Jenderal Sudirman. Dimana jalan tersebut sangat lenggang, tidak terlalu padat, menurut security hotel bahwa kondisi macet hanya pada waktu-waktu tertentu saja, semisalnya jam berangkat kerja dan pulang kerja. "Disini jarang macet bang, ya paling-paling jam saat orang berangkat kerja sama pulang kerja saja, selebihnya jalanan lancar, kecuali kalau lagi ada kegiatan itu bisa macet panjang," paparnya seraya membukakan pintu lobby saat ada pengunjung masuk ke hotel.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar