Grosse, Tangerang - Kekompakan dan kebersamaan terlihat jelas di wilayah Banten, hal tersebut tampak pada kegiatan yang diselenggarakan bersama, antara Pengurus Wilayah (Pengwil) Banten Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Pengwil Banten Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT), yaitu menyelenggarakan Up-Grading yang mengangkat tema "Permasalahan Saham dalam PT Terbuka dan PT Tertutup", dengan menghadirkan dua narasumber, antara lain; Antonius Wahono P, SH, SpN (Notaris/PPAT Kota Jakarta Utara) dan Syarifudin, SH, SpN, MH (Notaris/PPAT Kota Tangerang). Up Grading yang digelat di Ballroo, Menara TopFood, Tangerang, Banten, Jum'at 28 Februari 2025, mendapat respon besar dari Notaris/PPAT di berbagai daerah yang ada di Indonesia. Berdasarkan pengamatan Majalah Grosse Digital (MGD)/GrosseTV sejak awal hingga akhir acara, Up Grading berlangsung dengan lancar dan terbilang sukses, meskipun banyak peserta yang tak mendapat kesempatan untuk mengajukan pertanyaan kepada narasumber.
| Up-Grading Seputar Permasalahan Saham dalam PT Terbuka dan PT Tertutup, Pengwil Banten INI dan Pengwil Banten IPPAT, Menara TopFood, Tangerang, Banten, Jum'at 28 Februari 2025. |
Tahun kabisat merupakan tahun yang memiliki jumlah hari lebih panjang sebanyak satu hari, yakni 366 hari, sedangkan tahun biasanya berjumlah 365 hari, dan biasanya tahun kabisat terjadi 4 tahun sekali. Dipenghujung bulan Maret tepatnya tanggal 28 Maret 2025, hari Jum'at merupakan kegiatan bersama antara Pengurus Wilayah (Pengwil) Banten Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Pengwil Banten Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT), sehari sebelum memasuki bulan suci Ramadhan 1446 H, yakni dengan menggelar kegiatan Up-Grading yang mengangkat tema "Permasalahan Saham dalam PT Terbuka dan PT Tertutup", dengan menyuguhkan dua narasumber, yaitu Antoniius Wahono P, SH, SpN dan Syarifudin, SH, SpN, MH.
Kekompakan dan kebersamaan terlihat dari kedua Ketua Pengwil Banten INI, Rustianah Dwi Korawan, SH, MKn dan Ketua Pengwil Banten IPPAT, Ellies Daini, SH, MKn, dalam menyelenggarakan kegiatan khususnya bagi anggotanya di wilayah Banten, akan diselenggarakan secara bersama-sama. "Tentunya kami akan lakukan secara bergantian, bulan ini mengulas permasalahan yang terkait dengan Notaris dan bulan selanjutnya terkait dengan permasalahan PPAT, begitu seterusnya," tukas Ellies Daini, SH, MKn dalam sambutannya.
Hal senada pun disampaikan Rustianah Dwi Korawan, SH, MKn, bahwa dengan bekerjasama dalam menyelenggarakan kegiatan, tentu akan meringankan anggota dan juga menambah kekompakan diantara anggota. "Jadi tidak ada lagi sekat-sekat, ini anggota INI dan ini anggota IPPAT. Kita adalah satu keluarga di wilayah Banten, baik itu INI maupun IPPAT. Notaris dan PPAT itu sama-sama anggota kita semua, semoga dengan kegiatan bersama ini, kita bisa saling menghargai dan menghormati satu sama lain. Kita bisa bersama-sama memajukan INI dan IPPAT, khususnya di wilayah Banten," terang Ketua Pengwil Banten INI.
Merujuk pada tema yang diangkat, bahwa dalam PT Tertutup dan PT Terbuka, permasalahan yang terkait dengan peranan Notaris/PPAT tersebut, meliputi antara lain; jika dalam PT Tertutup, yaitu Pembagian saham, dimana Notaris/PPAY berperan dalam pembagian saham kepada pemegang saham, termasuk dalam hal penjualan atau pengalihan saham. Dalam perubahan Anggaran Dasar, Notaris/PPAT berperan dalam membuat Akta Perubahan AD PT, termasuk dalam hal perubahan struktur kepemilikan saha, dan dalam pengalihan saham, Notaris/PPAT berperan dalam membuat Akta Peralihan Saham, termasuk dalam hal pengalihan saham antara pemegang saham.
Sedangkan dalam PT Terbuka, peran Notaris/PPAT antara lain, yaitu dalam penerbitan saham baru, Notaris/PPAT berperan dalam membuat Akta Penerbitan saham baru, termasuk dalam hal penawaran umum saham. Dan dalam perngalihan saham, Notaris/PPAT berperan dalam membuat Akta Pengalihan saham, termasuk dalam hal pengalihan saham antara pemegang saham, serta dalam perubahan anggaran dasar, Notaris/PPAT berperan dalam membuat Akta Perubahan AD PT, termasuk dalam hal perubahan struktur kepemilikan saham.
Jadi peran Notaris/PPAT dalam permasalahan saham PT Terbuka dan PT Tertutup, yaitu sebagai berikut; 1) Membuat Akta, Notaris/PPAT berperan dalam membuat Akta yang diperlukan dalam proses perubahan saham, seperti Akta Perubahan AD, Akta Pengalihan Saham, dan Akta Penerbitan saham baru. 2) Mengesahkan dokumen, Notaris/PPAT berperan dalam mengesahkan dokumen yang diperlukan dalam proses perubahan saham, seperti surat kuasa, surat pernyataan, dan dokumen lainnya. Dan 3) Memberikan saran hukum, Notaris/PPAT berperan dalam memberikan saran hukum kepada pemegang saham dan PT dalam proses perubahan saham.
Menurut narasumber yang menjadi pemateri dalam kegiatan seminar yang diselenggarakan oleh Pengwil Banten INI bersama Pengwil Banten IPPAT, bahwa Dasar Hukum terkait peranan Notaris/PPAT dalam proses perubahan saham dalam PT Tertutup dan PT Terbuka, yaitu antara lain; Undang-Undang (UU) No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas yang mengatur tentang pembentukan, pengelolaan dan pengawasan perseroan terbatas, termasuk perubahan saham, dan juga UU No.30 Tahun 2004 yang telah diubah dengan UU No.02 Tahun 2014 tentang Jabatan Notaris yang mengatur tentang jabatan Notaris, termasuk peranannya dalam membuat Akta dan mengesahkan dokumen.
Sedangkan dalam Peraturan Pemerintah, yaitu PP No.27 Tahun 2014 tentang Pengalihan Saham, mengatur tentang prosedur dan persyaratan pengalihan saham dalam perseroan terbatas, dan juga PP No.28 Tahun 2014 tentang Penerbitan Saham, mengatur tentang prosedur dan persyaratan penerbitan saham dalam perseroan terbatas. Dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM No.03 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pembuatan Akta, mengatur tentang tata cara pembuatan Akta oleh Notaris dan Peraturan Menteri Keuangan No.169/PMK.010/2015 tentang Penerbitan dan Pengalihan Saham, mengatur tentang prosedur dan persyaratan penerbitan dan pengalihan saham dalam perseroan terbatas.
Dasar hukum di atas merupakan beberapa contoh peraturan yang terkait dengan peranan Notaris/PPAT dalam proses perubahan saham dalam PT Tertutup dan PT Terbuka di Indonesia.
Berdasarkan pengamatan Majalah Grosse Digital (MGD)/GrosseTV, pelaksanaan Up-Grading yang diselenggarakan oleh Pengwil Banten INI dan Pengwil Banten IPPAT, berlangsung dengan lancar dan terbilang sukses. Dimana acara yang dipandu oleh Wahyuni Asih, SH, MKn dan Yenita Putri, SH, MKn, selaku Pembawa Acara (master of ceremony) dibuka dengan menyapa beberapa tamu undangan dan narasumber yang telah hadir, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne INI dan Hymne IPPAT yang dipimpin oleh Dewi Mulyani, SH, MKn.
Kemudian diteruskan dengan pembacaan do'a yang dipimpin oleh Dedi Hartono, SH, MKn, lalu dilanjutkan dengen beberapa sambutan, yaitu disampaikan oleh Ketua Pengwil Banten IPPAT, Ellies Daini, SH, MKn bersama Ketua Pengwil Banten INI, Rustianah Dwi Korawan, SH, MKn, sekaligus membuka acara secara resmi dengan pemukulan gong. Pemukulan gong dilaksanakan oleh Ketua Pengwil Banten INI, didampingi Ketua Pengwil Banten IPPAT beserta jajaran, baik dari kepengurusan Pengwil Banten INI maupun kepengurusan Pengwil Banten IPPAT.
Usai dibuka secara resmi acara seminar (Up Grading), maka sebagai acara puncaknya, yaitu penyampaian materi yang disampaikan oleh dua narasumber, yaitu Antonius Wahono, SH, SpN, dan Syarifudin, SH, SpN, MH, dengan dipandu oleh Ni Putu Nena BP Rachmadi, SH, MKn, selaku moderator. Materi mengenai permasalahan saham, baik di PT Terbuka maupun PT Tertutup, disampaikan secara panel, dan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Berdasarkan pengamatan MGD/GrosseTV, antusias peserta sangat besar, hal tersebut terlihat dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada kedua narasumber.
Selain itu, pelaksanaan seminar (up grading) yang dilangsungkan secara bersama-sama antara dua Pengwil Banten (INI dan IPPAT), juga menunjukan bahwa kekompakan dan kebersamaan, serta menciptakan suasana kekeluargaan sangat terasa, sehingga diantara anggota tak ada lagi pengkotak-kotakan, bahkan kepanitiannya pun dilangsungkan secara bersama-sama juga. Semoga kebersamaan, kekompakan dan keguyuban ini dapat terus dilaksanakan, sehingga anggota khususnya di wilayah Banten merasa nyaman dan merasa keberadaan organisasi. Salam kompak dan sukses selalu dari MGD dan GrosseTV.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar