Minggu, 12 Juli 2026

Rakernas Kedua IPPAT Banten 2026 akan Bahas Perubahan ART, RUU PPAT dan SOP PPAT

Grosse, Jakarta - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kedua Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT), direncanakan akan digelar pada Senin hingga Rabu (23 - 25 Agustus 2026) mendatang di Banten. Tentunya dengan membawa beberapa agenda yang akan dibahas dalam rapat tersebut, diantaranya mengenai Rancangan Undang-Undang (RUU) PPAT, Standar Operasional Prosedur (SOP) bagi PPAT, dan tak kalah menariknya mengenai rancangan perubahan Anggaran Rumah Tangga (ART) IPPAT. Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Ketua Steering Committee (SC), Ratna Nelly Riyanti, SH. Ketua Organizing Committee (OC), Ellies Daini, SH, MKn. Bendahara Umum Pengurus Pusat (PP) IPPAT, Rustianah Dwi Korawan, SH, MKn, dan Ketua Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) PP IPPAT, Indra Sani Harahap, SH, MKn, pada saat Bincang Santai bersama Majalah Grosse Digital (MGD)/GrosseTV di Jakarta, Minggu 12 Juli 2026.

Ketua SC, Ratna Nelly Riyanti, SH. Ketua OC, Ellies Daini, SH, MKn. Bendum PP IPPAT, Rustianah Dwi Korawan, SH, MKn, dan Ketua Kabid Humas PP IPPAT, Indra Sani Harahap, SH, MKn, Bincang Santai bersama Majalah Grosse Digital (MGD)/GrosseTV di Jakarta, Minggu 12 Juli 2026.

Sekelumit mengenai Rakernas, merupakan pertemuan berskala naional yang diselenggarakan oleh organisasi, IPPAT, yang bertujuan untuk mengevaluasi kinerja program kerja yang telah dilaksanakan, sedang dilaksanakan dan yang akan dilaksanakan, serta mengesahkan program kerja strategis untuk selanjutnya.

Rakernas memiliki beberapa fungsi utama dalam jalannya roda organisasi, diantaranya; Evaluasi Kinerja, menilai sejauh mana program kerja yang telah disepakati pada Kongres sebelumnya, apakah berhasil dijalankan, dan mengidentifikasi hambatan atau kendala yang terjadi. Penyusunan Strategi, menyelaraskan visi, misi, dan arah kebijakan nasional organisasi. Dan, Sinkronisasi Pusat dan Daerah, menyatukan persepsi dan memperkuat koordinasi antara Pengurus Pusat dan Pengurus Wilayah (Pengwil) dan Pengurus Daerah (Pengda) di seluruh Indonesia.

Menurut Ketua SC, Ratna Nelly Riyanti, SH, SpN, menyampaikan bahwa ketentuan mengenai Rakernas IPPAT, secara spesifik diatur dalam Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) IPPAT, hasil Keputusan Kongres Luar Biasa (KLB), Depok, Jawa Barat pada tahun 2023 yang lalu.

"Rakernas, diatur dalam Pasal 13 AD IPPAT, bahwa Rakernas diadakan sekurang-kurangnya 1 (satu) kali di antara dua masa Kongres. Jadi, kami menghimbau kepada seluruh anggota IPPAT untuk dapat menyisihkan waktu, guna menyampaikan masukan, kritikan dan saran pada Rakernas mendatang," imbuh Ratna Nelly Riyanti, SH, SpN, seraya mengajak anggota IPPAT untuk mendaftar.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua OC, Ellies Daini, SH, MKn, dimana propinsi Banten mempunyai nuansa kebudayaan dan kesenian yang sangat menarik. "Terlebih lagi, Banten berada dekat dengan Ibukota Negara, Jakarta, jadi sudah pasti banyak tempat kuliner dan lokasi berbelanja bagi para peserta, makanya buruan mendaftar. Dan, saat ini sudah sekitar hampir 700 anggota IPPAT yang telah mendaftar, yuk daftar jangan sampai ketinggalan," tukasnya.

Berbeda dengan yang disampaikan dengan Kabid Humas PP IPPAT, Indra Sani Harahap, SH, MKn, lebih menekankan kepada agenda Rakernas, dimana pada rapat nasional tersebut akan dibahas mengenai perubahan ART IPPAT, Rancangan UU PPAT dan SOP bagi PPAT. "Hal-hal yang dibahas nanti di Rakernas, diharapkan anggota dapat memberikan masukan, karena semua agenda tersebut demi untuk kemajuan organisasi dan kemaslahatan anggota," jelasnya.

Sedangkan Bendum PP IPPAT, Rustianah Dwi Korawan, SH, MKn, menyampaikan bahwa selain ada beberapa agenda yang akan dibahas dalam rapat, dalam Rakernas juga akan diadakan Seminar Upgrading dengan tema yang sangat menarik dan perlu bagi PPAT. "Selain kita dapat menambah keilmuan mengikuti seminar, kita juga mendapatkan 6 SKK (Satuan Kredit Kegiatan), tentunya dengan narasumber yang sangat kompeten dan kredibel, pokoknya rugi kalau tidak ikut," tukasnya.

Dipenghujung Bincang Santai GrosseTV , Ellies Daini, SH, MKn, menyampaikan bahwa persiapan Panitia Pelaksana (OC) sampai saat ini sudah mencapai hampir 80 persen, seraya menambahkan apa yang disampaikan oleh Kabid Humas PP IPPAT. "Jadi, kalau kita mau turut andil dalam menentukan langkah organisasi IPPAT kedepannya, harus disampaikan dalam forum resmi, yaitu Rakernas. Makanya sekali lagi, yuks buruan mendaftar jangan sampai kehabisan quota, karena kapasitasnya hanya 1.500 peserta," ungkapnya mengakhiri perbincangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar