Kamis, 27 Agustus 2026

Pengda Kota Jaksel INI Gelar Seleksi ALB Diikuti 66 Peserta dari Berbagai Lulusan MKn Universitas dan Perguruan Tinggi Se-Indonesia

Grosse, Jakarta Selatan - Siapa bilang ikut Seleksi Anggota Luar Biasa (ALB) di Pengurus Daerah (Pengda) Kota Jakarta Selatan (Jaksel) Ikatan Notaris Indonesia (INI) itu menakutkan dan saklek, serta susah untuk lulus menjadi ALB? Rumor tersebut akhirnya terpatahkan, bahkan dari 66 peserta lulusan Magister Kenotariatan (MKn) dari berbegai universitas dan perguruan tinggi di Indonesia, menyatakan sangat enjoy dan merasa senang, karena panitia dan pengurus sangat ramah dalam memberikan pelayanan. "Bahkan saat memberikan pembekalan, pemaparannya simpel dan mudah dimengerti. Terus, pas saat ujian wawancara, penguji (Notaris) yang memberikan pertanyaan, justru memberikan penjelasan mengenai apa yang harus dipersiapkan untuk menjadi Notaris dan menggambarkan mengenai organisasi Notaris, yaitu tentang INI," ujar salah satu peserta lulusan MKn Universitas Indonesia (UI) kepada Majalah Grosse Digital (MGD)/GrosseTV disela-sela berlangsungnya kegiatan seleksi ALB di Pengda Kota Jaksel INI. Kegiatan Seleksi ALB yang diselenggarakan di Rumah Bersama (Ruber) DKI Jakarta INI dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT), Jakarta Selatan, berlangsung dengan lancar dan terbilang sukses, pasalnya para peserta merasa nyaman dalam mengikuti keseluruhan sesinya. Bahkan berdasarkan pengamatan MGD/GrosseTV, para peserta sejak awal hingga akhir kegiatan dengan penuh antusias tanpa ada perasaan tegang, karena suasana pelaksanaan tersebut penuh rasa kekeluargaan.

Kegiatan Seleksi ALB yang diselenggarakan di Rumah Bersama (Ruber) DKI Jakarta INI dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT), Jakarta Selatan, Kamis 27 Agustus 2026.

Pasal 2 Undang-Undang (UU) No.30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris sebagaimana telah diubah dengan UU No.2 Tahun 2014, syarat utama untuk diangkat menjadi Notaris, diantaranya yaitu Ayat 5 yang berbunyi Berijazah Sarjana Hukum dan Lulus Jenjang Strata Dua (S2) Kenotariatan dan Ayat 7 yang berbunyi Menjalani Magang atau nyata-nyata telah bekerja sebagai karyawan kantor Notaris paling sedikit 24 (dua puluh empat) bulan berturut-turut setelah lulus Magister Kenotariatan (MKn).

Namun demikian, agar dapat melalui hal tersebut, para lulusan MKn harus melalui tahap awal, yaitu Seleksi Penerimaan Calon Anggota Luar Biasa (ALB), sebagaimana diatur dalam Peraturan Perkumpulan (Perkum) Nomor 22 Tahun 2021 tentang Pendaftaran ALB Ikatan Notarus Indonesia (INI). Adapun mekanisme seleksi, pelaksanaannya diserahkan kepada Pengurus Daerah (Pengda) atau Pengurus Wilayah (Pengwil) dalam menentukan waktu dan tempat pelaksanaannya.

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata 'seleksi' adalah proses penyaringan dan pemilihan untuk mendapatkan sesuatu yang paling tepat atau terbaik dari sekumpulan kandidat berdasarkan kriteria tertentu, seperti halnya dalam perkumpulan INI, dimana untuk mencari ALB harus melalui seleksi, yaitu dalam bentuk test tertulis dan sesi wawancara atau ujian lisan. Namun sebelumnya, para peserta mendapatkan materi yang disampaikan oleh narasumber, yaitu materi mengenai Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART) dan Kode Etik Notaris (KEN), serta juga mengenai Peraturan Perkumpulan (Perkum).





Seleksi Penerimaan ALB yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah (Pengda) Kota Jakarta Selatan (Jaksel) INI, dihadiri langsung oleh Ketua Pengda Kota Jaksel INI, Aslina Perangin-Angin, SH, MKn. Sekretaris Pengda Kota Jaksel INI, Harianto, SH, MKn. Dan, hadir juga Ketua Pengurus Wilayah (Pengwil) DKI Jakarta INI, Vivi Novita Ridho, SH, MKn, serta beberapa pengurus lainnya yang tidak dapat disebutkan satu-persatu.

Berdasarkan pengamatan MGD/GrosseTV, sejak awal hingga akhir kegiatan, pelaksanaan Seleksi Penerimaan ALB di Pengda Kota Jaksel INI berlangsung dengan lancar dan terbilang sukses. Sejak pagi, MGD/GrosseTV telah tiba di Ruber DKI Jakarta INI dan IPPAT, tampak beberapa orang yang mengenakan pakaian putih hitam, baik wanita maupun pria. Mereka itu para peserta lulusan MKn dari berbagai universitas dan perguruan tinggi yang ada di seluruh Indonesia, dan mereka tampak tengah membaca aturan yang berlaku di Organisasi INI, yaitu Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART), Kode Etik Notaris (KEN), dan Undang-Undang Jabatan Notaris (UUJN).

Wajah mereka tampak serius saat membaca dan berdiskusi dengan rekan-rekan sesama peserta, bahkan terdengar sedikit diskusi kecil diantara mereka, terutama terkait dengan perubahan AD dan ART. Tak lama kemudian, mereka beranjak menaiki tangga menuju ke lantai tiga Ruber DKI Jakarta, dan tepat di sebelah kanan pintu masuk terdapat meja untuk melakukan daftar ulang. Suara lembut dibalut senyuman menyapa para peserta dan mengarahkan untuk mendaftar ulang, serta mengambil ID Card peserta.





Usai mendaftar ulang, para peserta menempati kursi yang telah disediakan oleh panitia, dan terlihat pula para pengurus lain dengan ramah mengarahkan agar para peserta menempati kursi di bagian depan terlebih dahulu. Kegiatan dibuka langsung oleh Aslina Perangin Angin, SH, MKn, Ketua Pengda Kota Jaksel INI, yang kemudian menyerahkan kepada pembawa acara, setelah menyampaikan beberapa kata. "Seleksi ALB ini merupakan langkah awal adik-adik untuk menjadi Notaris, dan saya sampaikan bahwa dalam seleksi ini diharapkan sekitar 99,5% semua dapat lulus dan menjadi ALB," ungkapnya seraya memberi semangat kepada para peserta.

Setelah penyampaian sepatah kata dari Ketua Pengda Kota Jaksel INI, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dalam rangka memberikan pembekalan kepada peserta sebelum mengikuti ujian tertulis dan ujian lisan. Berdasarkan pengamatan MGD/GrosseTV, pemateri menyampaikan materinya dengan santai dan terbilang mudah dipahami, bahkan terlihat para peserta pun sangat antusias dan serius mendengarkan apa yang disampaikan oleh pemateri.

Sesi selanjutnya yaitu ujian tertulis dan ujian lisan, para peserta terlihat tak ada satu pun yang merasa gugup dan tegang, wajah peserta terlihat ceria dan penuh keyakinan dapat menjawab soal tertulis dan menjawab ujian lisan. Rumor bahwa mengikuti seleksi di Jakarta itu menegangkan dan sulit untuk lulus, ternyata hal tersebut terbantahkan dengan susasana yang MGD/GrosseTV saksikan secara langsung, bahkan para peserta terlihat sangat santai dan nyaman dalam mengikuti semua sesinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar