Grosse, Bogor – Diskusi Hukum yang digelar oleh Sahabat Etty, bertemakan “Pendaftaran Pertama Kali Tanah Hak Milik Adat (Letter C, Petuk Pajak Bumi/Landrete, Girik) dan Ketentuan Hukum Pertanahan Terbaru bagi PPAT”, dengan narasumber, antara lain; DR. M Sudirman, SH, SpN, MH, MKn. Andi Sugandi, SsiT, MSi dan Lurah Tengah Awan Sundawan, SE, merupakan sebuah rangkaian dalam rangka memberikan safari keilmuan, khususnya anggota Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) yang ada di wilayah Jawa Barat. Diskusi Hukum (Diskum) tersebut, diselenggarakan di kawasan Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Senin 08 Nopember 2021.
Hadir pada Diskum tersbut, Ketua
Pengurus Daerah (Pengda) Kabupaten Bogor Ikatan Notaris Indonesia (INI), Nenden
Esty Nurhayati, SH, sebagai tuan rumah pelaksanaan Diskum. Hadir pula, Ketua
Pengda Kabupaten Sukabumi, Buddy Setia Permana, SH, MKn, dan beberapa Ketua
Pengda lainnya, serta anggota Notaris dan PPAT yang ada di Jawa barat.
Juniety Dame Purba, SH, SpN, MH
(Kandidat Calon Ketua Pengwil Jawa Barat IPPAT Periode 2021 - 2024)
Diakui bahwa pelaksanaan Diskum ini, selain untuk berbagi keilmuan khususnya untuk para PPAT yang ada di Jawa Barat, sekaligus juga memperkenalkan salah satu kandidat Calon Ketua Pengurus Wilayah (Pengwil) periode 2021 – 2024, hasil penetapan pada pelaksanaan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) IPPAT Jabar di Kota Cirebon beberapa waktu yang lalu, yaitu Juniety Dame Purba, SH, SpN, MH dan Osye Anggandarri, SH.
Sosok
Visioner IPPAT Mendatang
Beberapa peserta Diskum menyampaikan
bahwa Juniety Dame Purba, SH, SpN, MH, yang akrab disapa Teh Ety, merupakan
sosok yang menatap kedepan dalam melihat segala persolahan yang dihadapi
anggota, khususnya anggota IPPAT Jawa Barat. “Saya berharap Ketua Pengwil IPPAT
Jawa Barat mendatang, itu sosok pimpinan yang mau turun langsung membantu
persoalan yang dihadapi anggota,” ungkap Rosi Handayani, SH, MKn.
Hal tersebut ditambahkan oleh Reike
Agni Widyani, SH, MKn, bahwa selain membantu persoalan anggota, juga mempunyai
pandangan kedepan. “Jika kami mempunyai pimpinan yang dapat menrangkul semua
tanpa membeda-bedakan, sehingga anggota merasa diayomi dan diperhatikan,
terlebih lagi ketika menghadapi masalah,” tambahnya.
Lebih jauh lagi, Syarifuddin Dino Tarigan, SH, MKn, menegaskan bahwa sosok pimpinan yang dibutuhkan Jawa Barat, khususnya organisasi IPPAT mendatang, adalah sosok yang dapat membaca segala sesuatu yang berkaitan dengan anggota. “Terutama ketika banyak dikeluarkannya aturan dan peraturan oleh pemerintah, disini Ketua Pengwil harus mampu mengejawantahkan hal tersebut, sehingga anggota tidak mengalami kesulitan. Ya, dengan melakukan sosialisasi aturan dan peraturan tersebut kepada anggota, seperti saat ini dengan diadakannya diskusi hukum membahas aturan dan peraturan tersebut,” paparnya.
Menatap dan Maju Melangkah ke Masa Depan
Visioner,
dalam pengertian dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), adalah sosok orang
yang memiliki pandangan atau wawasan ke masa depan.
Biasanya kata-kata visioner merujuk kepada suatu gaya kepemimpinan yang
diterapkan seseorang, karena mereka melihat visi ke arah depan dengan mengambil
langkah tepat untuk mewujudkannya. Hal inilah yang ditawarkan oleh Juniety Dame
Purba, SH, SpN, MH, jika dirinya terpilih sebagai Ketua Pengwil IPPAT Jawa
Barat periode 2021 – 2024 saat pemilihan di Konferensi Wilyah (Konferwil) IPPAT
Jabar mendatang.
“Saya berharap kedepan, organisasi
IPPAT bisa lebih maju dan lebih visioner, khususnya di Jawa Barat. Jadi,
kedepan kita harus siap dan mampu melangkah satu langkah ke depan, tentunya
dengan berupaya dan berusaha keras untuk mewujudkan, terutama mengenai hal-hal
yang menyangkut kepentingan dan kesejahteraan anggota,” ujarnya kepada Majalah
Grosse Digital (MGD) dan GrosseTV disela-sela jalannya acara Diskum.
Lebih lanjut, Teh Ety juga
menyampaikan bahwa karakteristik anggota IPPAT di Jawa Barat sangatlah beraneka
ragam, karena terdapat sekitar 25 Kabupaten/Kota, sehingga diperlukan sosok
pemimpin yang bijak dan tegas, namun tetap harus mampu mengayomi dan menaungi
seluruh anggota tanpa terkecuali. “Karena anggota IPPAT Jawa Barat adalah
saudara dalam satu rumah besar Pengwil IPPAT, maka sudah seharusnya tidak ada
lagi gap-gap diantara anggota usai pemilihan nanti. Siapa pun yang terpilih,
maka kita harus mendukungnya demi menjadikan organisasi IPPAT sebagai rumah
yang nyaman bagi seluruh anggota, dan menjadikan organisasi IPPAT menjadi lebih
maju lagi di masa mendatang,” tandasnya.
Semoga apa yang diimpikan dapat
menjadi kenyataan, dan membawa kemaslahatan bagi seluruh anggota IPPAT,
khususnya di Jawa Barat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar