![]() |
| DR. Salmon Sihite, SH, MKn, SMe, CLA, CCLE, mempertahankan disertasinya berjudul “Pendaftaran Hak Prioritas Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) Tercatat atas Nama Badan Hukum yang Telah Pailit.” |
Dalam paparannya, Salmon Sihite menyoroti persoalan hukum yang timbul ketika
Hak Guna Bangunan (HGB) yang terdaftar atas nama badan hukum telah berakhir,
sementara badan hukum tersebut dinyatakan pailit. Kondisi ini menimbulkan
permasalahan serius terutama bagi masyarakat kecil yang telah memperoleh
peralihan hak atas bidang tanah dari perusahaan yang kemudian pailit.
“Bagaimana perlindungan dan kepastian hukum terhadap masyarakat yang telah
membeli atau memperoleh hak atas tanah tersebut? Karena setelah perusahaan
pailit, semua asetnya masuk dalam budel pailit dan menjadi tanggung jawab
kurator,” ujar Salmon Sihite dalam sesi wawancara usai sidang promosi.
Ia menegaskan pentingnya adanya aturan khusus mengenai hak prioritas yang
muncul setelah berakhirnya hak atas tanah, seperti HGB, HGU, maupun HPK.
Menurutnya, selama ini belum ada batas waktu dan mekanisme pendaftaran hak
prioritas yang jelas, sehingga berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum bagi
masyarakat.
| DR. Salmon Sihite, SH, MKn, SMe, CLA, CCLE |
“Hak prioritas ini harus dilindungi dan diatur dalam undang-undang khusus.
Masyarakat harus mendapat kepastian hukum dan keadilan sebagaimana tujuan utama
hukum itu sendiri,” tegasnya.
Salmon juga mendorong sivitas akademika UTA’45 Jakarta, khususnya mahasiswa Fakultas Hukum, untuk ikut aktif mengkaji dan mendorong lahirnya regulasi yang memberikan perlindungan hukum bagi masyarakat terkait hak-hak atas tanah yang telah berakhir masa berlakunya.
“Mari kita bersama-sama mendorong terbentuknya undang-undang khusus untuk
perlindungan hukum masyarakat, terutama dalam konteks hak prioritas atas
tanah,” ajaknya.
Sidang promosi ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, dewan
penguji, keluarga besar promovendus, serta rekan-rekan akademisi Fakultas Hukum
UTA’45 Jakarta. Prosesi berlangsung khidmat di Aula Utama Kampus UTA’45 Jakarta
dengan suasana akademik yang hangat.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar